Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Lukman Hakim Kenang Sosok Munir yang Sederhana Bak Sufi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri acara peluncuran buku "Mencintai Munir" yang ditulis langsung oleh istri Munir Said Thalib, Suciwati, di Kafe Dialogue, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2022).
Dalam kesempatan itu, Lukman mengatakan Munir semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang sederhana dan bersahaja. Baginya, Munir bak seorang sufi yang tidak tergiur akan kemewahan dunia.
"Munir itu nggak kaya-kaya amat. Saya melihat Munir itu Sufi, dia bersahaja, sederhana. Dia nggak silau dengan materi," kata Lukman dalam acara peluncuran buku "Mencintai Munir" di Jakarta Selatan.
Selain itu, Lukman juga bercerita Munir pernah menolak uang senilai Rp500 juta. Kisah itu dia peroleh usai membaca buku karya Suciwati itu.
"Bayangkan Munir mendapat hadia Rp500 juta dari penghargaan HAM internasional tahun 2000. Itu dia belum punya rumah, dia masih tinggal di salah satu ruangan YLBHI," cerita dia.
Munir kata Lukman, justru menyerahkan seluruh uang Rp500 juta untuk lembaga Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
"Dia tolak uang Rp500 juta itu, dia serahkan seutuhnya untuk KontraS. Dia merasa cukup, setiap minggu itu isi dompetnya tak lebih dari Rp 20 ribu, ini diceritakan sangat bagus di buku ini," ungkap Lukman.
Suciwati Luncurkan Buku "Mencintai Munir"
Istri mendiang aktivis Munir Said Thalib, Suciwati, meluncurkan buku biografis berjudul 'Mencintai Munir' di Kafe Dialogue, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2022). Suciwati menuturkan salah satu alasan terbesar dirinya ingin menuliskan ulang napak tilas hidup Munir ialah agar merawat ingatan.
"Merawat ingatan, melawan lupa. Itu bagian dari yang selama ini aku perjuangkan," kata Suciwati dalam acara peluncuran buku 'Mencintai Munir' di Jakarta Selatan.
Baginya, banyak sisi Munir yang bisa dibagikan kepada masyarakat. Khususnya, kisah Munir yang sangat mencintai Indonesia.
"Aku pikir penting diketahui publik. Banyak orang bilang bahwa Munir ini antek asing dan sebagainya, padahal orang harus tahu bahwa dia sangat amat mencintai Indonesia. bahkan nyawanya pun tidak pernah dipikirkan untuk Indonesia," cerita dia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2261 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan