Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
6 Negara Ini Dilanda 'Kiamat' Baru: Banyak Pekerja Hilang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kiamat tenaga kerja tengah melanda sejumlah negara dunia. Tak main-main ini terjadi di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, hingga Jepang.
Berikut 6 negara yang mengalami kiamat tenaga kerja:
1. Australia
Fenomena di Australia terjadi karena Covid-19, di mana perbatasan negara itu ditutup selama lebih dari dua tahun. Pemerintah setempat melakukan peningkatan jumlah migrasi menjadi 195 ribu orang.
2. Amerika Serikat (AS)
Kiamat tenaga kerja tetap terjadi di AS. Meskipun sejumlah perusahaan menawarkan bonus dan gaji tinggi. Namun tetap saja pekerjaan yang ditawarkan tidak kunjung mendapatkan pegawai baru.
Beberapa sektor yang mengalami fenomena ini adalah restoran, toko hingga penerbangan. Petugas bagasi, pilot dan pramugari dilaporkan kekurangan tenaga kerja.
3. Malaysia
Malaysia telah mengalami tenaga kerja sejak Juni 2022 yang berdampak pada industri perkebunan kelapa sawit hingga semikonduktor. Jumlah kekurangan tenaga kerja sebanyak 1,2 juta pekerja terdiri atas 500 ribu orang untuk konstruksi, 12 ribu untuk kelapa sawit, 15 ribu untuk kepolisian, dan 12 ribu untuk tenaga medis.
4. Kanada
Kekurangan tenaga kerja di Kanada terjadi karena banyak masyarakatnya yang melakukan pensiun dini. Sementara itu kiamat tenaga kerja negara tersebut mencapai 34.400 orang sejak bulan Mei lalu.
5. Inggris
Dilaporkan setengah bisnis di Wales bagian barat daya mengalami kekurangan pekerja terampil. Mulai dari 56 persen pada sektor kesehatan manusia dan pekerjaan sosial, akomodasi dan layanan makanan (52%), transportasi dan penyimpanan (37%), konstruksi (37%), dan manufaktur (35%).
6. Jepang
Perusahaan Jepang juga mengalami nasib serupa. Untuk menarik pekerja, sejumlah perusahaan besar menawarkan kenaikan gaji.
Namun populasi usia kerja menyusut drastis dan membebani prospek pemulihan setelah pandemi Covid-19. Pada 2030 mendatang kemungkinan Jepang mengalami kekurangan hingga 10,47 juta pekerja.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan