Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
ODGJ di Gianyar Tusuk Ibu Tiri Hingga Tewas Belum Ditemukan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Wayan Agus Arnawa alias Kolok (25), menusuk tubuh ibu tirinya, Ni Wayan Rani (48) pada Minggu (18/9) pukul 06.30 WITA, di rumahnya di Banjar Margatengah, Desa Kerta, Kecamatan Payangan.
Nyawa ibu tiri melayang. Dan hingga Senin (19/9), Kolok yang merupakan orang gangguan jiwa itu masih kabur menggunakan sepeda motor. Informasi yang dihimpun beritabali.com, awalnya saksi I Made Durus alias Nang Nurija berada di warung miliknya yang berada di depan rumah korban. Saksi mendengar korban Ni Wayan Rani berteriak sambil menangis.
Saksi langsung menuju depan rumah korban melalui pintu depan rumah. Namun pintu gerbang dalam keadaan terkunci dari dalam. Mengetahui hal tersebut saksi tidak bisa membuka dan meninggalkan pintu rumah korban dan kembali ke rumah. Berselang 10 menitan dari depan rumah, saksi melihat Kolok pergi keluar rumah mengendarai sepeda motor ke arah selatan.
Kejadian itu langsung dilaporkan Kelian dan ke Polsek Payangan. Kapolsek Payangan, AKP Putu Agus Ady Wijaya membenarkan kejadian itu.
Baca juga:
ODGJ Tusuk Warga hingga Tewas
“Masih dalam pencarian,” ujar dia singkat.
Kolok yang memiliki keterbatasan berbicara diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Polisi telah melakukan sejumlah langkah. Yakni olah TKP, mengamankan barang bukti pisau dan memasang garis polisi di TKP.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2439 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun