Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Terjerat Utang Judi Online, Karyawan Gantung Diri di Mess
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang karyawan di sebuah pabrik di daerah Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, berinisial HK (47) nekat melakukan aksi gantung diri akibat terlilit utang judi online.
Kapolsek Cikupa AKP Imam Wahyu Pranomo mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya pada Selasa (20/9) sekitar pukul 06.00 WIB.
"Rekan kerja korban yang baru datang melihat korban sudah tergantung di sebuah pohon di depan mess karyawan," kata Imam dalam keterangannya.
Rekan kerja korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke pihak keamanan pabrik dan Polsek Cikupa serta dilakukan proses evakuasi.
"Saat dilakukan evakuasi, petugas menemukan sepucuk surat di kantong celana korban," ucap Imam.
Imam menyebutkan di dalam surat tersebut tertulis, korban menyampaikan permintaan maaf kepada pihak keluarga, pemimpin perusahaan, dan rekan kerjanya.
"Korban menyampaikan permintaan maaf karena kembali melakukan judi online hingga terjerat utang. Dalam surat itu juga korban mengatakan judi online telah menghancurkan hidupnya," tutur Imam.
Lebih lanjut, kata Imam, saat ini korban telah dievakuasi ke RSUD Balaraja dan sedang menunggu pihak keluarga untuk mengurus jenazah korban.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4478 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2289 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1844 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1025 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun