Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Kapal Perang AS-Kanada Masuk Selat Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Satu kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat dan satu kapal fregat Kanada melewati Selat Taiwan pada Selasa (20/9). Aksi itu terjadi kala situasi antara China dan Taiwan semakin panas.
Dalam sebuah pernyataan, AS menuturkan kapal penghancur rudal jelajah Higgins dan kapal fregat Kanada Vancouver melakukan transit di Selat Taiwan. Kapal AS itu berada di kelas Arleigh Burke, sementara kapal Kanada berada di kelas Halifax.
"Kerja sama seperti ini menunjukkan poin pusat dari pendekatan kami menuju wilayah yang aman dan makmur," demikian pernyataan dari AL AS.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Kanada Anita Anand mengatakan negaranya, sebagai bagian dari negara Pasifik, sangat berkomitmen menjunjung tinggi stabilitas global dan kesejahteraan wilayah Indo-Pasifik.
"Rutinitas transit di Selat Taiwan pada hari ini menunjukkan komitmen kami untuk wilayah Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, dan inklusif," ujar Anand dalam sebuah pernyataan.
Tindakan AS dan Kanada kemudian menuai kritik dari China.
Komando Armada Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengatakan mereka memantau pergerakan kapal itu dan "memberikan peringatan."
Baca juga:
Heboh Wanita Iran Ramai-Ramai Bakar Hijab
"Pasukan armada terus waspada dan secara tegas melawan seluruh ancaman dan provokasi, dan secara tegas membela kedaulatan dan integritas teritorial nasional," demikian pernyataan PLA.
Meski begitu, Kementerian Pertahanan Taiwan menilai misi kapal perang AS dan Kanada ini merupakan "situasi normal."
Transit kapal militer AS di Selat Taiwan kemarin merupakan yang kedua dalam kurun waktu satu bulan.
Tak hanya itu, ini merupakan kedua kalinya AS dan Kanada transit di Selat Taiwan dalam waktu kurang dari setahun. Transit terakhir kedua negara itu dilakukan pada Oktober 2021.
Sementara itu, situasi Taiwan dan China semakin panas usai kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi ke Taipei. Beijing menilai kunjungan ini mengancam kedaulatan China dan meresponsnya dengan melakukan latihan militer yang mengepung Taiwan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5971 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan