Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Rusuh Makin Membara, 8 Tewas dan Pemerintah Blokir Internet
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya delapan orang tewas selama demonstrasi hari kelima di Iran yang berujung rusuh menuntut kematian Mahsa Amini. Pemerintah juga memblokir internet dan Instagram.
Media Iran dan hakim Iran mengatakan empat orang tewas dalam dua hari terakhir. Angka ini menjadikan total delapan korban.
Para korban itu termasuk seorang anggota polisi dan seorang anggota milisi pro-pemerintah. Namun, angka itu berbeda dari laporan kelompok hak asasi Kurdi, Hengaw. Menurut mereka 10 pengunjuk rasa tewas, demikian dikutip Reuters.
Lebih rinci, tiga orang tewas pada Rabu, dan tujuh orang dibunuh pasukan keamanan. Namun, para pejabat Iran membantah tudingan itu.
Mereka malah balik menuding korban bisa saja ditembak pembangkang bersenjata. Protes di Iran semakin meluas. Tanpa tanda-tanda reda, pihak berwenang membatasi akses ke internet dan Instagram.
Iran sekarang tunduk pada pembatas internet paling parah sejak pembantaian November 2019," demikian menurut NetBlocks.
Selain itu, para pengguna WhatsApp mengatakan hanya bisa mengirim teks, bukan gambar.
Para aktivis banyak yang menyatakan prihatin atas pemblokiran internet itu.
Baca juga:
Korut Bantah Jual Senjata ke Rusia
"Kami khawatir dunia akan melupakan Iran segera setelah menutup internet, yang sudah terjadi," kata salah satu seorang aktivis.
Iran tengah bergejolak usai kematian Mahsa Amini di penjara pekan lalu. Ia ditangkap karena dianggap mengenakan pakaian tak sesuai.
Kematian Amini juga memicu kecurigaan. Sang ayah mengatakan Amini tak memiliki masalah kesehatan dan menderita memar di kakinya dalam tahanan.
Kematian itu juga memicu kemarahan terhadap isu-isu kebebasan di Iran. Warga ramai-ramai menggelar demo. Sejumlah perempuan bahkan membuka jilbab mereka dan memotong rambut di depan umum.
Salah satu pejabat Iran berjanji akan menindaklanjuti kasus itu. Media yang dekat pemerintah, merilis video yang menuduh para pengunjuk rasa membakar sebuah masjid, kuil Islam, dan bus.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4479 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2293 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1859 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1026 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun