Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Curah Hujan Tinggi, Bencana Alam Mulai Muncul di Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Curah hujan yang cukup tinggi beberapa pekan terakhir menimbulkan bencana alam. Sering kali terjadi, bencana alam tersebut menimbulkan kerugian material. Salah satunya tanah longsor yang terjadi di Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan.
“Cuaca berubah-ubah dengan intensitas tinggi sangat memungkinkan terjadinya bencana. Kami harap masyarakat selalu waspada,” kata Danramil 1619-3/Pupuan Kapten Inf M.Ilham Kamis, (22/9).
Ia menyebutkan, untuk kejadian tanah longsor di Desa Karyasari terjadi pada Rabu, (21/9) Babinsa setempat Serda I Putu Arsana ikut menyambangi rumah warga yang mengalami kerusakan dan tertimbun akibat tanah longsor tersebut milik I Wayan Sunaka, I Made Subada dan I Made Yuwirawan.
Selain tanah longsor juga terjadi pohon tumbang di Jalan jurusan Pupuan – Tabanan tepatnya di Desa Sanda, Kecamatan Pupuan pada Rabu, (21/9) dan sempat menghambat lalu lintas.
Curah hujan yang cukup tinggi membuat pohon perindang setinggi sekitar lima meter tumbang ke tengah jalan. Pihak kepolisian, warga dibantu anggota Danramil segera melakukan pemotongan dahan. Hingga arus lalu lintas kembali terbuka.
“Kami imbau masyarakat untuk waspada melakukkan aktivitas dan hindari lokasi yang memungkinkan terjadi bencana,” ujar M.Ilham.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3299 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 711 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman