Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Ukuran Diperkecil, Harga Tempe di Pasar Kuta Tidak Naik
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pedagang sembako di Pasar Kuta I, Kuta, Badung, Jero Made Sutini, mengaku ukuran dari tempe dan tahu diperkecil sehingga harga jual tahu dan tempe tidak menggalami kenaikan di tengah melonjaknya harga kedelai.
"Karena harga kedelai naik, ukuran tempe dan tahu diperkecil agar harga tetap di tingkat penjual," jelasnya, belum lama ini di Kuta, Badung.
Kenaikan harga kedelai, disebutnya naik dari pengiriman Jawa ke Bali, tetapi harga tahu dan tempe masih di harga Rp2.000 per bungkus.
"Harganya masih sama, hanya ukurannya saja yang sedikit lebih kecil," katanya.
Walau kenaikan BBM berpengaruh pada semua sektor, namun sejauh ini untuk daya beli konsumen, kata dia, masih banyak yang membeli tempe dan tahu.
Hal senada diungkapkan pedagang tempe dan tahu di pasar Kuta II, Kuta, Badung, Sanusi. Ia menyampaikan, walaupun harga kedelai naik, harga tahu dan tempe masih tetap.
"Harga masih tetap ada yang Rp5.000 per 4 bungkus, ada Rp5.000 dapat 3 bungkus, dan ada yang Rp5.000 mendapat 2 bungkus," sebutnya.
Ia mengaku banyak pembeli yang komplain karena ukurannya lebih kecil. Selain itu, dari sisi keuntungan, saat ini terjadi penurunan dari sebelumnya 100 persen, sekarang hanya 50 persen.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5981 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan