Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bule Inggris Hilang Saat Snorkling di Pantai Blue Lagoon
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang Warga Negara Asing (WNA) Inggris bernama, Graham Keith Smith (68) dilaporkan hilang oleh istrinya Dianne Merrifild (64) saat melaksanakan aktivitas Snorkling di Pantai Blue Lagoon, Padangbai, Manggis, Karangasem pada Rabu sore (28/9/2022).
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Padangbai, Kompol. I Made Suadnyana dikonfirmasi Kamis (29/9/2022) menerangkan, setelah mendapat laporan, pihaknya bersama Polair dan Basarnas hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian terhadap warga negara asing yang dilaporkan hilang tersebut.
"Saat ini masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan Polsek, Polair dan Basarnas," ujarnya.
Sementara itu, sebelum dilaporkan hilang korban atau terlapor melaksanakan kegiatan snorkling di perairan Blue Lagoon sekitar pukul 17.00 WITA. Hanya saja, baru 30 menit berjalan, istri korban yang saat itu menunggu di pinggir pantai masih melihat suaminya dalam posisi berenang.
Namun beberapa saat kemudian, korban sudah tidak terlihat lagi di kawasan perairan Blue Lagoon. Khawatir terjadi sesuatu, istri korban merasa panik dan melaporkan ke Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun