Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Anggota TNI AD Tewas Diterkam Buaya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Anggota TNI AD di Ternate, Maluku Utara ditemukan meninggal dunia akibat diterkam buaya. Sempat hilang beberapa hari usai diterkam buaya di Perairan Sulabesi.
"Anggota Kodim 1510 Kepulauan Sula ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman dihubungi dari Ternate, Selasa (4/10).
Berdasarkan laporan saksi, seorang anggota TNI bernama Serda Ahmad Ismil La Hardjilun diterkam buaya pada Minggu lalu (2/10) saat mencari ikan bersama dua rekannya sekitar pukul 14.50 WIT.
Dua rekannya berusaha untuk menolong dengan cara memanah buaya tersebut. Akan tetapi, buaya yang dimaksud melarikan diri seraya membawa korban masuk ke dalam air sampai tidak terlihat.
Serda Ahmad Ismil La Hardjilun lalu dinyatakan hilang. Tim Rescue Unit Siaga SAR Sanana kemudian berkoordinasi dengan Kodim 1510 Sula dan Kantor Basarnas Ternate berkoordinasi dengan Korem 152 Baabullah. Pencarian dilakukan mulai pukul 00.20 WIT.
Pencarian pada malam hari sangat tidak efektif. Jarak pandang sangat terbatas dan juga banyak ancaman binatang buas, sehingga proses pencarian dilanjutkan pada Senin pagi (3/10).
Serda Ahmad Ismil La Hardjilun baru ditemukan pada hari ini, Selasa (4/10) sekitar pukul 09.25 WIT.
Tim SAR Gabungan menemukan korban pada koordinat 2° 4'33.00"S / 125°51'18.00"E atau 0.45 NM arah Selatan dari LKP.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan