Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Jalinan Asmara Diputus Sepihak, Pria Bacok Pacar
BERITABALI.COM, NTB.
DR alias Pintu (32 tahun) warga Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, tega menganiaya pacarnya dengan cara melayangkan parang ke tubuh AND, perempuan asal Soromandi.
Keduanya pernah menjalin asmara, tapi belakangan AND memutuskan DR untuk tidak lagi berhubungan istimewa. Tidak terima diputuskan sepihak, DR pun membacok korban, Rabu (5/10) sekira pukul 11.00 Wita.
Kapolsek Bolo, AKP Hanafi kepada wartawan mengungkap, awalnya korban hendak ke pasar sekira pukul 10.00 Wita. Kemudian di tengah jalan, korban yang mengendarai motor, dihalau pelaku yang juga mengendarai motor.
Pelaku meminta korban untuk pulang bersama-sama
"Korban sempat menolak, tapi terus dipaksa sampai kunci motor diambil oleh pelaku agar mau ikut pulang bersama," tutur Hanafi, Kamis (6/10).
Akhirnya korban menurut dan berboncengan dengan pelaku, melalui jalur pasar Sila menuju jalan poros Desa Leu, Desa Timu, Desa Bontokape dan Belok kanan di pertigaan Desa Darusan, dengan tujuan Desa Nggembe.
Sepanjang jalan kata Hanafi, korban dan pelaku terlibat cekcok karena pelaku tidak mau memutuskan hubungan asmara antara keduanya.
"Pelaku sempat ngomong menggunakan bahasa Bima, taho pu laba dana dari pada weha ba dou (Lebih baik untung tanah dari pada diambil orang)," ungkap Hanafi, mengutip pernyataan korban.
Setelah berbicara itu, pelaku langsung mengeluarkan parang dari pinggangnya dan membacok idaman hatinya tersebut.
"Korban mengalami beberapa luka bacokan pada tubuhnya," terang Hanafi.
Usai membacok korban, pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan korban, berhasil diselamatkan warga sekitar yang melihat korban tergeletak di pinggir jalan.
Saat ini pelaku sudah menyerahkan diri ke polisi. Sehingga ia meminta kepada keluarga korban, untuk tidak main hakim sendiri karena aparat kepolisian sudah mengamankan pelaku.
"Monitoring juga kami masih lakukan pada dua desa, yakni Desa Nggembe dan Desa Soromandi, mengantisipasi munculnya tindakan lanjutan," pungkas Hanafi.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2281 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan