Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Antisipasi Tuduhan Ijazah Palsu, Kaesang Dapatkan Hal Ini
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Buntut isu ijazah palsu Presiden Jokowi (Joko Widodo), membuat istrinya Iriana Jokowi memberikan foto wisuda SD Kaesang Pangarep, anak bungsunya. Hal ini diungkap langsung Kaesang melalui cuitan terbarunya di Twitter, yang berisi percakapan dengan sang ibu dengan nama kontak 'enyak' di ponselnya.
"Dikirimn ibu foto lulusan SD untuk jaga-jaga kalau ada yang nanyain," cuit @kaesangp dikutip suara.com, Kamis (13/10/2022).
Dalam percakapan itu terlihat Kaesang kecil, menggunakan seragam sekolah serba putih dengan judul 'Pelepasan Siswa Siswi Kelas VI, SD Negeri 16 Surakarta'. Dalam foto itu juga tertulis, momen wisuda SD diambil pada 26 Juni 2007, dengan pesan 'Kutatapkan langkahku, tuk menyongsong masa depanku,'.
"Menowo ono seng nekoke. Wisuda SD (Siapa tahu ada yang nanyain. Wisuda SD)," ungkap Iriana dalam pesan tersebut
Kaesang lantas membalas pesan tersebut dengan kesan tak menyangka ia terlihat culun.
"Kok wagu ngono to aku (Kok culun begitu ya aku)," balas Kaesang.
Seperti diketahui, Jokowi sempat dilanda isu ijazah palsu. Ditambah beberapa pakar juga menganalisis wajah wisuda Jokowi yang berbeda dengan orang lain.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2663 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1952 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun