Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Bali Masih Berpotensi Terjadi Hujan Lebat dan Angin Kencang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bali masih termasuk wilayah dari sejumlah daerah yang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang pada Selasa (18/10/2022).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat terjadi di sebagian besar wilayah Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.
Disebutkan bahwa di Provinsi Aceh, waspada terhadap potensi hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di wilayah Aceh Besar, Sabang, Aceh Jaya, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, dan sekitarnya.
Selanjutnya potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir juga terjadi di sebagian besar wilayah banten, Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.
Hujan dengan durasi singkat disertai petir dan angin kencang juga terjadi di wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari.
Sedangkan di Kalimantan Barat, yakni di wilayah Kabupaten Sintang berpotensi terjadi hujan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang.
Hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada siang hari juga terjadi di wilayah Bangka Belitung dan Kalimantan Selatan.
Waspadai potensi banjir di wilayah Provinsi Bengkulu dengan intensitas hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang sesaat pada siang hingga dini hari.
Sulawesi Tengah dan sebagian besar wilayah itu juga berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir, kilat dan angin kencang pada siang dan malam hari.
Hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada waktu antara siang, sore hingga menjelang malam hari terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat, seperti Bogor, Depok, Bekasi, Sukabumi, Bandung dan Tasikmalaya.
Di Jawa Timur, hujan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang terjadi pada pagi, siang, sore hingga malam hari di sebagian besar wilayah, seperti Surabaya, Kediri, Malang dan sekitarnya.
Hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang dan sore hari juga terjadi di sebagian besar Lampung dan Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat
Provinsi Riau dan Sulawesi Barat juga berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang, sore hingga malam hari.
Kalimantan Utara juga berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada siang hingga dini hari ini.
Waspadai pula potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang berdurasi singkat pada siang, sore hari di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan dan Sumatera Barat.
Sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah akan diguyur hujan sedang hingga lebat, untuk itu warga diminta waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan, seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, kilat dan petir, serta pohon tumbang.
Warga di Sumatera Utara juga diminta waspada terhadap longsor dan banjir, karena hujan lebat di lereng timur, pantai barat, lereng barat dan pegunungan.
Sementara di Papua dan Papua Barat, masyarakat juga diminta waspada karena berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sebagian besar wilayah tersebut. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2399 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun