Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Hanya Saling Pandang, Dua Pelajar di Karangasem Berkelahi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Perkelahian antara dua orang pelajar berlokasi di kawasan GOR Gunung Agung Amlapura pada Senin (17/10/2022) yang viral di media sosial akhirnya dimediasi.
Proses mediasi disaksikan langsung oleh Kanit 1 Tipidum Satreskrim Polres Karangasem, IPDA. Rizqi Fatkhul Mubin yang berlangsung di salah satu sekolah menengah kejuruan di Karangasem tempat siswa pelaku perkelahian tersebut bersekolah pada Selasa (18/10/2022).
Dalam proses mediasi tersebut, kedua siswa yang terlibat perkelahian itu yakni AJG (16) dan IGA (17) dihadirkan didampingi oleh orang tuanya masing - masing. Di sana terungkap, pemicu perkelahian tersebut berawal dari saling tatap atara keduanya. Emosi mereka semakin memuncak setelah di panas - panasi oleh teman temannya hingga akhirnya berujung perkelahian.
"Itu penyebabnya hanya karena ada tatap tatapan, kemudian dikomporin temennya terus berantem," ujar Ipda Rizqi kepada media ini.
Setelah diketahui pemicu perselisihan atara kedua remaja tersebut, disaksikan oleh Wakasek bidang kesiswaan dan orang tua masing - masing. Keduanya akhirnya bersepakat untuk berdamai yang ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan damai.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun