Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ini Pertolongan Pertama Saat Mobil Terendam Banjir
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Saat ini, beberapa wilayah di Tanah Air mengalami hari-hari hujan intensitas tinggi. Dalam kondisi seperti demikian, pemilik mobil perlu mewaspadai tentang kemungkinan kendaraannya terendam banjir.
Baik ketika berada di jalan atau saat mobil diparkir, dua kejadian ini sama-sama mendatangkan kerugian bagi mobil kesayangan.
Dikutip dari Auto2000, jika mobil sudah terlanjur terendam banjir, pemilik tidak perlu panik. Berikut langkah pertolongan pertama yang perlu dilakukan:
Jangan Menyalakan Mesin Mobil
Jangan pernah mencoba menyalakan mesin jika mobil mogok akibat melewati jalan banjir. Pasalnya mesin kendaraan mungkin terkena water hammer.
Senada bila kendaraan yang terendam banjir berada dalam kondisi tengah parkir. Jangan pernah menyalakan mesin untuk memindahkan mobil meskipun terlihat aman dari luar.
Lepaskan Kabel Aki dan Hati-Hati saat Memeriksa Komponen Mobil
Mobil akan terhindar dari risiko korsleting alias hubungan arus pendek listrik yang bisa membuat komponen kelistrikan rusak jika kabel dilepaskan dari kepala aki. Namun andai tidak memungkinkan, kabel aki mobil tidak perlu dilepas.
Komponen pengapian seperti busi, saringan udara, koil, alternator, serta kabel-kabel dan sambungannya rawan rusak bila terkena banjir.
Hati-hati ketika memeriksa ECU (Electronic Control Unit) karena sangat sensitif dan berisiko mengalami kerusakan fatal.
Bawa Mobil ke Tempat Aman
Mobil bisa didorong ke lokasi yang lebih aman, namun jangan paksakan bila kondisinya berbahaya seperti arus air kuat atau banjir terlalu tinggi.
Sepanjang tidak mengganggu lalu-lintas, parkir saja mobil di lokasi banjir dan pastikan tidak ada barang berharga tertinggal di dalamnya.
Periksa Kondisi Oli Mesin
Perhatikan ketinggian air dengan melihat bekasnya di dalam ruang mesin. Jika melewati batas rumah transmisi, ada potensi mesin mobil kemasukan air banjir. Cek kondisi oli mesin melalui dipstick.
Kalau keruh atau berubah warna menjadi cokelat, artinya air sudah masuk ke dalam ruang mesin. Tidak ada yang dapat dilakukan kecuali menghubungi layanan darurat saat kondisinya sudah seperti ini.
Panggil Layanan Darurat
Pilihan terakhir, pemilik mungkin bisa menghubungi panggilan darurat dari dealer resmi. Hal ini dapat dilakukan agar pemilik lebih yakin bila mobil mendapatkan penanganan yang tepat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan