Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
1.000 Pelanggan PDAM Karangasem Tengganggu Suplai Air Bersih
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pipa induk hanyut tersapu aliran banjir yang terjadi pada Senin (17/10/2022) mengakibatkan tersendatnya pasokan air minum kepada seribu pelanggan Perumda Tirta Tohlangkir di Karangasem.
Humas Perumda Tirta Tohlangkir, I Wayan Parsa dihubungi, Kamis (20/10/2022) menerangkan, saat ini untuk wilayah yang masih tersendat pasokan airnya yaitu di unit Karangasem, seperti wilayah Desa Bukit, Desa Seraya Tengah dan Desa Seraya Timur.
Penyebabnya, menurut Parsa karena pipa induk sepanjang 36 meter terdiri dari pipa 6 in 12 meter di sumber air Blagondang untuk suplai wilayah Bukit dan Pipa 8 in sepanjang 24 meter di mata air Yeh Ababi menuju reservoar Gingin untuk suplai air wilayah Seraya Tengah dan Timur tergerus banjir.
"Pipa 8, dari kemarin sampai hari ini sudah dilakukan pengumpulan material yang sempat hanyut dan pengelasan, astungkare sore ini bisa selesai dan jika tidak ada halangan besok bisa dialirkan, sementara sepanjang belum bisa dioperasikan kita droping menggunakan air tangki bagi pelanggan yang kehabisan air," ujarnya.
Dari tiga wilayah tersebut, setidaknya ada sekitar 1.000 pelanggan yang terdampak akibat kerusakan tersebut. Sejauh ini, sejak kerusakan itu terjadi, sampai saat ini atau sudah 3 hari pelanggan tersebut pascakerusakan mengalami gangguan suplai air bersih.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5318 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3441 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2247 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1001 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan