Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Curhat Yosua ke Kakak: Kenapa Ya Bu Putri Tidak Cari Ajudan Perempuan?
beritabali.com/cnnindonesia.com/Curhat Yosua ke Kakak: Kenapa Ya Bu Putri Tidak Cari Ajudan Perempuan?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kakak Nofriansyah Yosua Hutabarat, Yuni Artika Hutabarat menceritakan curhatan adiknya yang heran lantaran Putri Candrawathi tak memilih ajudan perempuan.
"Kenapa ya Bu Putri mau jadikan saya ajudannya, kenapa dia tidak mencari ajudan perempuan," kata Yuni menirukan percakapan dengan Yosua dalam persidangan di PN Negeri Jakarta Selatan, dikutip 20Detik, Selasa (1/11).
Yuni menuturkan berdasar cerita Yosua saat itu ajudan Ferdy Sambo belum sebanyak sekarang. Seluruh ajudan berjenis kelamin laki-laki.
"Karena kami nggak ada yang perempuan dari anggota polisinya," ungkap Yuni.
Yosua saat itu juga mengeluhkan pekerjaannya yang dirasa berat karena harus mengawal Ferdy Sambo sekeluarga.
"Yosua tugasnya mengawal Bu Putri, kawal anaknya, kawal Pak Ferdy Sambo. Katanya tugas dia cukup berat, tugasnya banyak," beber Yuni.
Yuni Artika Hutabarat menjadi salah satu saksi dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Sambo dan Putri didakwa melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di rumah dinas Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli.
Atas perbuatannya tersebut, Sambo dan Putri didakwa melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan