Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 5 Oktober 2026
Sindikat Pembobol ATM di Denpasar Diringkus, Pelakunya Ibu dan Anak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tiga tersangka sindikat pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bermodus ganjal ATM diringkus Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan. Ketiganya masing-masing Maria Ulfa (42), Aditya Izama Hendra (23) dan Siti Sobariah (50).
Ketiganya diringkus di rumahnya di Jalan Silakarang, Desa Singapadu, Gianyar, pada Kamis 3 November 2022. Polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya uang tunai hasil kejahatan.
"Tersangka Maria dan Aditya adalah ibu dan anak. Mereka terlibat sindikat bobol ATM. Maria merupakan residivis dalam kasus sama dan bebas setahun lalu dari Lapas Kerobokan," ujar Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Pramana didampingi Kanitreskrim AKP Made Putra Yudistira, pada Rabu 9 November 2022.
Dijelaskannya, ketiganya membobol ATM milik nasabah Bank bernama Hamuji Santoso (65). Aksi pembobolan terjadi di ATM BNI di Jalan By Pass Ngurah Rai, Suwung Batan Kendal, Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Selasa 25 Oktober 2022, sekitar pukul 02.30 WITA.
Korban Hamuji yang tinggal di Jalan Kura-kura Bali, Suwung, Batan Kendal, Densel, awalnya akan menarik uang di ATM di TKP. Namun saat memasukan kartu ATM ke mesin ternyata transaksi gagal.
Tak lama, tersangka Maria masuk ke dalam ruangan ATM dan langsung menawarkan bantuan. Ia berpura-pura menyuruh korban menekan nomor pin di mesin ATM. Korban menurutinya tapi tetap saja gagal. Tersangka Maria lantas pergi meninggalkan korban.
Sementara korban yang kesal tidak bisa menarik uang juga keluar dari mesin ATM. Ia menuju ke tempat kerjanya.
"Korban juga keluar dari mesin ATM karena tidak bisa bertransaksi," bebernya.
Korban kemudian menceritakan kejadian ke teman-temannya dan disarankan untuk ke pihak bank. Mirisnya, setelah dilakukan print out, ternyata saldonya sudah berkurang Rp4.580.000.
"Uang korban di ATM terkuras Rp 4.580.000 dan lapor ke Polsek Densel," ujarnya.
Kompol Made Teja mengatakan modus kejahatan ketiga tersangka yakni mengganjal kartu ATM dengan alat yang mereka sudah sediakan. Dalam aksi kejahatan ini, Maria dibantu anaknya Aditya dan temannya Siti Sobariah.
"Setelah diganjal, otomatis kartu ATM korban tidak bisa keluar dan tersangka masuk dan pura-pura membantu. Ketiga tersangka kami tangkap di Gianyar. Untuk perannya mereka masing-masing masih didalami," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1185 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1126 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 521 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 506 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 493 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung