Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jam Kerja Elon Musk Tambah Jadi 120 Jam/Minggu: Bisa Gila
BERITABALI.COM, DUNIA.
Usai mengakuisisi salah satu platform media terbesar dunia Twitter, Elon Musk mengaku jam kerjanya meningkat cukup drastis. Bahkan kata dia, dirinya tak memiliki waktu untuk libur.
"Pekerjaanku meningkat dari sekitar 70 jam sampai 80 jam per minggu menjadi kemungkinan sekitar 120 jam," katanya seperti dikutip dari Benzinga, Kamis (10/11/2022).
Diketahui sebelum mengambil alih Twitter, Elon Musk merupakan bos besar sejumlah perusahaan bertaraf global seperti Tesla, SpaceX, Neuralink, dan Boring Company. Dengan demikian dia bekerja kurang lebih selama 17 jam/perhari, dimana waktunya hanya dihabiskan untuk tidur dan bekerja saja.
"Pergi tidur, bangun, bekerja, pergi tidur, bekerja, melakukan hal itu 7 hari seminggu," cetusnya.
Ia mengaku tak punya pilihan selain bekerja keras karena banyak hal harus ditangani di Twitter. "Jika Twitter sudah diletakkan di jalur yang benar, kupikir akan jauh lebih mudah untuk dikendalikan dibandingkan SpaceX atau Tesla," pungkas Elon Musk.
Elon Musk pernah mengatakan bahwa kerja 8 jam sehari atau sekitar 40 jam seminggu (5 hari kerja) sangatlah kurang untuk melakukan sesuatu yang besar, apalagi jika ingin mengubah dunia.
Musk menyarankan bekerja sekitar 80 hingga 100 jam dalam seminggu, di kisaran 16 hingga 20 jam per hari. "Tidak ada orang yang pernah mengubah dunia hanya dengan bekerja 40 jam seminggu," kata dia.
Di kemudian hari Elon Musk mengakui jadwal kerja semacam itu tidak sehat bagi tubuh dan tidak seharusnya ditiru karena kata dia bisa bikin gila.
"Tak seorang pun harus bekerja sebanyak itu. Tidak direkomendasikan bagi siapa pun. Kamu akan menjadi sedikit gila jika kamu bekerja 120 jam dalam seminggu," kata Elon Musk.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2842 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2042 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun