Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Resmi Beroperasi, Segini Harga Tiket Objek Wisata Jembatan Kaca di Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jembatan kaca yang menyambung Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati dengan Banjar Blangsinga, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh akhirnya diresmikan, Jumat (11/11). Mulai Sabtu (12/11) jembatan sudah bisa dimanfaatkan oleh pengunjung.
Owner jembatan kaca, Dewa Sukrawan menyatakan pengunjung yang disasar dari Asia dan domestik. Jumlah kunjungan dibatasi sekali jalan hanya 500 orang. Nanti jika wisatawan ramai, wajib menunggu.
Usaha jembatan kaca itu telah menyerap tenaga lokal dimana sesuai kesepakatan 60 persen lokal semua. DIantaranya sudah terserap 45 tenaga kerja murni dari Blangsinga dan Tegenungan.
“Mudah-mudahan dengan G20 ini menunjang wahana baru yang ada di Bali. Mudah-mudahan semua bisa membantu usaha dan wisata di Bali,” pintanya.
Dia berharap delegasi G20 bisa mampir ke jembatan kaca. Nantinya pihaknya akan mengembangkan swing, perosotan dan lainnya. “Kami mendukung upaya pemerintah menaikkan destinasi pariwisata,” jelasnya.
Jembatan dikerjakan hampir dua tahun karena terbentur pandemi. Mengenai tiket ada tiga variasi. Khusus warga lokal Bali membayar Rp100 ribu. Untuk domestik seharga Rp150 ribu dan wisatawan asing seharga Rp200 ribu.
“Siapapun boleh masuk, bayi, kakek boleh, sepanjang berani,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3349 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 917 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 839 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun