Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Proyek Pembangunan Tribun Stadion Amlapura Terancam Molor
Didesak Tambah Tenaga Kerja
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Mendekati batas waktu pengerjaan proyek tribun stadion Amlapura, pihak kontraktor didesak untuk menambah shift dan tenaga kerja agar pembangunan bisa selesai tepat pada waktunya.
Hal ini diutarakan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutrisna saat ditemui awak media, Kamis (17/11/2022).
"Ya kami sudah sarankan untuk menambah tenaga kerja dan menambah shift pekerjaan atau menambah jam lembur untuk mengejar target pengerjaan sehingga nantinya bisa selesai tepat waktu," ujar Sutrisna.
Berdasarkan pantauan di lokasi proyek pembangunan tribun, terlihat saat ini para pekerja sedang memasang bagian dinding ruangan dibawah tribun. Selain itu, sebagian pekerja juga terlihat ada yang mengerjakan bagian tempat duduk stadion.
"Ya ini masih masang temboknya, kalo proses ini cepat, yang cukup memakan waktu itu finishingnya," ujar salah seorang pekerja.
Sementara itu terkait dengan kualitas pekerjaan proyek yang menelan anggaran hingga Rp.16 Miliar tersebut, menurut Sutrisna pihaknya bersama tim teknis telah melihat dan menguji secara langsung ke lokasi perusahaan yang ada di Surabaya untuk memastikan dari sisi kualitas bahan seperti ketebalan besi yang dipergunakan hingga proses pembetonan.
"Setiap saat diuji, bahkan pengujian betonnya juga dilaksanakan di wilayah Ubung, semua tim sudah bekerja maksimal, cuma sekarang bagaimana mengejar ketertinggalan saja, sehingga harapan kami target bisa terpenuhi," imbuh Sutrisna.
Untuk diketahui, proyek pengerjaan Tribun Stadion Amlapura dilaksanakan selama 170 hari kalender yang dimulai pada 27 Juni 2022. Hingga saat ini, waktu pengerjaan hanya tersisa tinggal beberapa minggu lagi.
Apabila pihak kontraktor tidak menambah tenaga kerja dan shift malam, maka pengerjaan proyek berpotensi molor. Jika hal itu terjadi, maka pihak kontraktor akan dikenakan pinalti dengan hitungan 1/1000 nilai kontrak atau sekitar Rp.14 juta per harinya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4404 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1819 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1499 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 985 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 920 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun