Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Intensitas Hujan Tinggi, Jalur Wisata Pusuk Sembalun Longsor
BERITABALI.COM, NTB.
Sabtu pagi (26/11) sekitar pukul 06.00 Wita terjadi longsor di jalur wisata Pusuk Sembalun, Lombok Timur.
Material longsor yang datang dari atas tebing, memenuhi badan jalan. Sehingga menganggu arus transportasi jurusan Sembalun-Suela maupun sebaliknya. Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari ini menjadi penyebab longsor.
Petugas gabungan dari TNI dan Polri, dalam hal ini Kapolsek bersama anggotannya dan anggota Koramil 10 Sembalun juga dengan sejumlah masyarakat setempat berusaha menyingkirkan bahan material yang menutupi badan jalan menggunakan alat seadanya.
Kapolsek Sembalun, AKP Lalu Pancawarsa mengatakan, tidak ada korban jiwa atau kendaraan yang tertimbun dalam musibah ini.
"Ya benar ada longsor, saat itu kami melakukan patroli dan monitor di wilayah tugas kami," kata Kapolsek AKP Lalu Pancawarsa, dikonfirmasi Sabtu (26/11) malam.
Tim gabungan melakukan upaya evakuasi dengan berusaha membersihkan bahan material longsor yang menutupi badan jalan.
"Itu kami lakukan dengan alat seadanya," ujarnya.
Menurut Panca, terjadinya longsor itu akibat intensitas curah hujan tinggi di wilayah setempat dalam satu minggu ini.
Mengingat hal itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan dinas terkait yakni, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Lotim maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur untuk mendatangkan alat berat guna membersihkan material longsor agar tidak menganggu arus lalu lintas.
"Kami langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk mendatangkan alat berat. Dan harus ada satu alat berat stanby di Sembalun seperti kemarin, mengingat di kawasan jalur wisata Pusuk Sembalun sering terjadi longsor," kata Panca.
Dia juga mengakui, disetiap kesempatan selalu menghimbau masyarakat yang hendak naik maupun turun dari Sembalun untuk lebih waspada dan hati-hati. Karena wilayah tersebut sering terjadi pohon tumbang dan longsor, terlebih di musim penghujan saat ini.
"Kami minta masyarakat yang hendak naik ke Sembalun, begitu juga sebaliknya untuk lebih berhati-hati jika melewati jalur Pusuk Sembalun. Karena di sana sering terjadi pohon tumbang maupun longsor," jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan