Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Intensitas Hujan Tinggi, Jalur Wisata Pusuk Sembalun Longsor
BERITABALI.COM, NTB.
Sabtu pagi (26/11) sekitar pukul 06.00 Wita terjadi longsor di jalur wisata Pusuk Sembalun, Lombok Timur.
Material longsor yang datang dari atas tebing, memenuhi badan jalan. Sehingga menganggu arus transportasi jurusan Sembalun-Suela maupun sebaliknya. Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari ini menjadi penyebab longsor.
Petugas gabungan dari TNI dan Polri, dalam hal ini Kapolsek bersama anggotannya dan anggota Koramil 10 Sembalun juga dengan sejumlah masyarakat setempat berusaha menyingkirkan bahan material yang menutupi badan jalan menggunakan alat seadanya.
Kapolsek Sembalun, AKP Lalu Pancawarsa mengatakan, tidak ada korban jiwa atau kendaraan yang tertimbun dalam musibah ini.
"Ya benar ada longsor, saat itu kami melakukan patroli dan monitor di wilayah tugas kami," kata Kapolsek AKP Lalu Pancawarsa, dikonfirmasi Sabtu (26/11) malam.
Tim gabungan melakukan upaya evakuasi dengan berusaha membersihkan bahan material longsor yang menutupi badan jalan.
"Itu kami lakukan dengan alat seadanya," ujarnya.
Menurut Panca, terjadinya longsor itu akibat intensitas curah hujan tinggi di wilayah setempat dalam satu minggu ini.
Mengingat hal itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan dinas terkait yakni, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Lotim maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur untuk mendatangkan alat berat guna membersihkan material longsor agar tidak menganggu arus lalu lintas.
"Kami langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk mendatangkan alat berat. Dan harus ada satu alat berat stanby di Sembalun seperti kemarin, mengingat di kawasan jalur wisata Pusuk Sembalun sering terjadi longsor," kata Panca.
Dia juga mengakui, disetiap kesempatan selalu menghimbau masyarakat yang hendak naik maupun turun dari Sembalun untuk lebih waspada dan hati-hati. Karena wilayah tersebut sering terjadi pohon tumbang dan longsor, terlebih di musim penghujan saat ini.
"Kami minta masyarakat yang hendak naik ke Sembalun, begitu juga sebaliknya untuk lebih berhati-hati jika melewati jalur Pusuk Sembalun. Karena di sana sering terjadi pohon tumbang maupun longsor," jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3004 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2064 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2033 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun