Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
DPRD Gianyar Rancang Perda Narkoba Gandeng Pakar Hukum Adat
BERITABALI.COM, GIANYAR.
DPRD Gianyar bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar merancang Perda fasilitasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) dengan menggandeng pakar hukum adat, Prof Wayan Windia.
“Kami mengangkat peran desa adat untuk mencegah P4GN. Seperti Desa Adat Bukian yang sudah punya pararem, nanti Perda ini akan semakin memperkuat,” ujar Ketua Fraksi PDIP Gianyar, Ketut Sudarsana di sela pembahasan.
Rancangan Perda terdiri dari 41 pasal yang terbagi dalam 11 BAB. Beberapa anggota DPRD juga sempat mengusulkan rumusan rancangan Perda. Anggota DPRD Gianyar lainnya, Putu Gede Pebriantara menyebutkan dalam Ranperda belum dimasukkan dasar pertimbangan, tujuan yang jelas, sehingga ada dasar dalam membuat perda agar tidak melanggar aturan diatasnya.
“Ini masih mentah, dicantumkan dasar-dasar pertimbangan belum lengkap, termasuk rujukan aturan diatasnya,” jelas Pebriantara.
Dikatakan lagi, Ranperda perlu disusun lebih teliti dan lebih lengkap, sehingga dalam pelaksanaan tidak rancu.
Pada kesempatan itu, guru besar Fakultas Hukum Unud, Prof. Windia mengapresiasi pembentukan Perda narkoba ini.
“Perda inisiatif ini berguna dalam pencegahan dan harus sejalan dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7881 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2388 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan