Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Keluarga Korban Kanjuruhan Minta Autopsi Ulang, Duga Ada Manipulasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Keluarga dua korban tragedi Kanjuruhan mengaku kecewa dengan hasil autopsi tim Perhimpunan Dokter Perhimpunan Dokter Forensik (PDFI) Jawa Timur. DAY (41), ayah kedua korban, mengatakan tim PDFI Jatim tidak transparan.
"Saya sangat sakit hati, ini tidak transparan, mereka janji di depan makam dan mengingkarinya," kata DAY.
Kuasa hukum keluarga, Imam Hidayat, pun menduga hasil autopsi tim PDFI Jatim yang menyatakan tak menemukan zat gas air mata telah dimanipulasi. Menurut Imam, sejumlah temuan PDFI tak sesuai dengan kondisi jenazah.
"Dari berbagai [kejanggalan hasil autopsi] hal itu, kami menduga ada manipulasihasilautopsi," ujar Imam.
Imam mengungkapkan, dua anak kliennya yang jadi korban dalam tragedi kanjuruhan, NDR (16) dan NDB (13), ditemukan meninggal dalam kondisi mulut keluar busa dan keluar cairan dari organ vitalnya. Kemudian, wajah dan kulit korban tampak menghitam. Ia ragu jika hal-hal itu hanya disebabkan benda tumpul.
DAY pun meminta agar kedua anaknya diautopsi ulang.
"Saya siap autopsi kedua jika memang diperlukan," katanya.
Diberitakan, PDFI Jatim telah menuntaskan autopsi terhadap dua korban Tragedi Kanjuruhan. PDFI menyatakan penyebab kematian dua orang itu adalah patah tulang dan pendarahan berat.
Ketua PDFI Jawa Timur Nabil Bahasuan mengatakan pihaknya tidak menemukan zat gas air mata dalam autopsi itu. Menurutnya, PDFI bekerja sama dengan BRIN dalam pengujian itu.
"Dari hasil pengumpulan sampel yang ada pada kedua korban, kami sudah mengumpulkan kepada BRIN dan didapatkan tidak terdeteksi adanya gas air mata tersebut," kata Nabil di Universitas Airlangga, Surabaya, Rabu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1984 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1846 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1748 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1532 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun