Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Keluarga Korban Kanjuruhan Minta Autopsi Ulang, Duga Ada Manipulasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Keluarga dua korban tragedi Kanjuruhan mengaku kecewa dengan hasil autopsi tim Perhimpunan Dokter Perhimpunan Dokter Forensik (PDFI) Jawa Timur. DAY (41), ayah kedua korban, mengatakan tim PDFI Jatim tidak transparan.
"Saya sangat sakit hati, ini tidak transparan, mereka janji di depan makam dan mengingkarinya," kata DAY.
Kuasa hukum keluarga, Imam Hidayat, pun menduga hasil autopsi tim PDFI Jatim yang menyatakan tak menemukan zat gas air mata telah dimanipulasi. Menurut Imam, sejumlah temuan PDFI tak sesuai dengan kondisi jenazah.
"Dari berbagai [kejanggalan hasil autopsi] hal itu, kami menduga ada manipulasihasilautopsi," ujar Imam.
Imam mengungkapkan, dua anak kliennya yang jadi korban dalam tragedi kanjuruhan, NDR (16) dan NDB (13), ditemukan meninggal dalam kondisi mulut keluar busa dan keluar cairan dari organ vitalnya. Kemudian, wajah dan kulit korban tampak menghitam. Ia ragu jika hal-hal itu hanya disebabkan benda tumpul.
DAY pun meminta agar kedua anaknya diautopsi ulang.
"Saya siap autopsi kedua jika memang diperlukan," katanya.
Diberitakan, PDFI Jatim telah menuntaskan autopsi terhadap dua korban Tragedi Kanjuruhan. PDFI menyatakan penyebab kematian dua orang itu adalah patah tulang dan pendarahan berat.
Ketua PDFI Jawa Timur Nabil Bahasuan mengatakan pihaknya tidak menemukan zat gas air mata dalam autopsi itu. Menurutnya, PDFI bekerja sama dengan BRIN dalam pengujian itu.
"Dari hasil pengumpulan sampel yang ada pada kedua korban, kami sudah mengumpulkan kepada BRIN dan didapatkan tidak terdeteksi adanya gas air mata tersebut," kata Nabil di Universitas Airlangga, Surabaya, Rabu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan