Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Hasil Pencarian Satu Korban Tenggelam di Bendungan Titab Masih Nihil
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian seorang warga Banjar Dinas Amban, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan yang terpeleset dan jatuh di Bendungan Titab, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Jumat (2/12/2022).
Upaya pencarian kemarin malam, tim SAR dibantu nelayan dan warga setempat melakukan penyisiran menggunakan jukung warga dan juga menyisiri darat sepanjang bendungan. Namun sampai dengan pukul 23.00 WITA hasilnya masih nihil.
Sesaat sebelum kejadian, korban atas nama Raka Mahardia (13) sedang memancing, namun nahas ia terpeleset dan tenggelam.
"Laporan kami terima kemarin pada pukul 19.00 WITA dari Kades Desa Bantiran, meminta bantuan mencari warganya yang tenggelam di Bendungan Titab," jelas Gede Darmada, S.E., M.M., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali).
Unsur SAR yang terlibat selama berlangsungnya operasi SAR terdiri dari Basarnas Bali (Pos SAR Buleleng), TNI AL Celukan Bawang, Polsek Busungbiu, BPBD Buleleng, Bhuana Bali Rescue, ORARI, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat.
Hari ini operasi SAR memfokuskan pencarian di seputaran lokasi korban terpeleset. Rencananya akan ada beberapa personel yang diturunkan untuk melakukan penyelaman.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1199 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1130 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 898 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 821 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 569 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun