Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pesan Tahun Baru dari Putin, Beri Sinyal Masa Depan Perang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pidato panjang pada momen tahun baru 2023. Sinyal perang yang lebih keras di Ukraina dia sampaikan dalam kesempatan tersebut.
Dalam rekaman pesan video yang tegas dan agresif, yang disiarkan di televisi nasional, Putin menyebut perang - yang dia sebut sebagai "operasi militer khusus" - sebagai pertarungan untuk masa depan Rusia.
Tentaranya, katanya, berjuang untuk "Tanah Air kita, kebenaran dan keadilan ... sehingga keamanan Rusia dapat terjamin," sebagaimana dikutip Reuters.
Selama berbulan-bulan, Kremlin menampilkan konflik tersebut sebagai kampanye terbatas yang tidak akan memengaruhi kehidupan kebanyakan orang Rusia.
Namun pidato tersebut, yang disampaikan di depan tentara berwajah muram berseragam tempur, menempatkan perang di tengah panggung, memberi sinyal bahwa bulan-bulan mendatang akan membutuhkan dukungan dan pengorbanan dari semua orang.
Pesan itu disiarkan ke jutaan rumah lewat TV pemerintah tepat sebelum jam berdentang tengah malam di masing-masing dari 11 zona waktu Rusia, saat keluarga menikmati jamuan makan dan bertukar hadiah.
Adapun, saat perang telah memasuki bulan ke-11 tanpa akhir yang terlihat, Kremlin terus menempatkan masyarakat untuk terlibat dalam perang dengan memanggil lebih dari 300.000 cadangan. Rusia juga seringkali mengatakan secara terbuka bahwa konflik mungkin akan berlangsung lama.
Dalam pidato sembilan menit - yang terpanjang dari 22 tahun kekuasaannya - Putin menargetkan mereka yang menentang konflik, menjadikannya 'perang salib' pribadi yang sekarang menentukan masa jabatannya dan hubungan Rusia dengan dunia.
Tahun lalu, katanya, telah "meletakkan banyak hal pada tempatnya - dengan jelas memisahkan keberanian dan kepahlawanan dari pengkhianatan dan kepengecutan".
Dalam penolakan terhadap seruan Kyiv agar pasukan Rusia mau menyerah dalam negosiasi, Putin mengatakan Rusia "membela rakyat kami dan wilayah bersejarah kami".
Dia juga menuduh Barat berbohong kepada Rusia dan memprovokasi Moskow untuk meluncurkan kampanye militernya.
"Barat berbohong tentang perdamaian," kata Putin. "Mereka sedang mempersiapkan agresi ... dan sekarang mereka secara sinis menggunakan Ukraina dan rakyatnya untuk melemahkan dan memecah belah Rusia.
"Kami tidak pernah mengizinkan ini, dan tidak akan pernah membiarkan siapapun melakukan ini kepada kami."
Adapun, Kyiv dan Barat menolak tuduhan Putin yang sering diulang bahwa NATO berencana menggunakan Ukraina sebagai platform untuk mengancam Rusia, dan mengatakan dia meluncurkan perang agresi tak berdasar dalam upaya untuk merebut wilayah dan memasang rezim yang lebih disukainya.
Meskipun Rusia belum memperoleh keuntungan besar di medan perang dalam enam bulan terakhir, Putin menjanjikan kemenangan akhir.
"Bersama-sama, kita akan mengatasi semua kesulitan dan menjaga kebesaran dan kemerdekaan negara kita," katanya.
"Kami akan menang, untuk keluarga kami dan untuk Rusia."(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan