Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pemilik Akun TikTok Viral Mandi Lumpur dari Lombok Tengah, Polisi Perika Pelaku
BERITABALI.COM, NTB.
Polda NTB memberi atensi khusus terhadap viral video live emak-emak mandi lumpur di aplikasi TikTok yang mencuat ke publik dan mendapat kritik tajam dari netizen. Pasalnya, pemeran pada konten mandi lumpur merupakan warga NTB, tepatnya di wilayah Lombok Tengah.
Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB Didampingi tim Subdit V Ditreskrimsus pun telah melakukan investigasi terhadap peristiwa tersebut.
Anggota Subdit Cyber Ditkrimsus Polda NTB berkoordinasi dengan Subdit IV Ditreskrimum untuk melakukan penyelidikan terhadap akun TikTok tersebut.
“Pada selasa 17 Januari 2023 anggota subdit cyber melakukan profiling dan menemukan pemilik akun TikTok @intan_komalasari92 tersebut berada di Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah,” ujar Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Kamis (19/1).
Pemilik akun TikTok dan beberapa wanita yang live dilakukan pemeriksaan terhadap mereka di Polres Lombok Tengah.
Ada 5 orang yang telah diperiksa oleh pihak kepolisian. Viralnya emak-emak mandi lumpur di akun tiktok ini lantaran setiap kali mandi akan diberikan hadiah oleh penonton live. Hingga muncul istilah 'ngemis online' lewat dunia maya karena dugaan adanya eksploitasi.
“Pemilik akun tersebut merupakan pasangan suami Istri, masing-masing berinisial SAH dan IK. Kemudian 3 orang yang pernah tampil pada live akun tiktok tersebut LS perempuan (49 tahun), IR perempuan (54 tahun) dan HRT Perempuan (43 tahun),” ungkap Artanto.
Berdasarkan hasil klarifikasi dari sejumlah warga yang tampil pada akun TikTok tersebut, mereka melakukan tanpa ada paksaan, dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari gift yang diberikan para penonton. Gift yang didapat pun dibagi sesuai kesepakatan dengan pengelola akun TikTok tempat mereka melangsungkan siaran.
“Beberapa orang yang tampil dalam live akun tiktok tersebut memiliki hubungan keluarga secara langsung dengan pemilik akun. Selain itu ada juga tetangganya,” tutur Kabid Humas.
Kendati demikian, Polda NTB akan tetap melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut, demi terciptanya Kamtibmas yang kondusif di NTB. Karena hal ini dapat menimbulkan kegaduhan dan salah persepsi dari warga, sehingga dapat mengganggu Kamtibmas.
“Oleh karena itu kami harap warga agar lebih cerdas bermedsos, supaya tidak menimbulkan kegaduhan,” imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun