Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Meresahkan, Burung Kenari dan Laptop Milik Warga Karangasem Raib Dicuri
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Aksi pencurian kembali meresahkan warga Karangasem. Kali ini beberapa ekor burung kicau jenis Kenari dan satu unit laptop milik warga Banjar Yeha, Desa Sebudi, Selat, Karangasem raib dari rumahnya pada Selasa pagi (31/1/2023).
Kapolsek Selat, AKP. Bambang Haryanto mengatakan, awal korban inisial WD (31) mendapati 6 ekor burung kenari beserta sangkarnya yang ditaruh di teras rumahnya hilang sekitar pukul 05.00 WITA.
"Korban baru bangun hendak merawat burungnya mendapati lima buah sangkar yang berisi empat ekor burung kenari dan satu pasang indukan sudah tidak ada di tempatnya. Burung posisinya digantung di teras rumah, setelah dicari kemudian kelima sangkarnya ditemukan tergeletak sekitar 25 meter di sebelah timur rumahnya," ujar Kapolsek Bambang.
Setelah menemukan sangkar tersebut, ayah korban WS yang merupakan seorang PNS bangun tidur juga kehilangan satu unit laptop yang sebelumnya ditaruh di dalam tas di teras rumahnya.
Setelah dilakukan pencarian, tas tempat laptop berikut sejumlah dokumen di dalamnya ditemukan di semak semak sebelah timur rumahnya. Atas kejadian tersebut, kedua korban melaporkan kehilangan tersebut ke polsek selat untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4411 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1893 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1507 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 995 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 927 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun