Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Lima Fakta Polisi di Makassar Tusuk Diri Sendiri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Nasib nahas dialami seorang anggota kepolisian berpangkat Bripda dari Makassar. Bripda yang bernama Yogi Lopang (22) tersebut kini harus dilarikan ke rumah sakit usai menusuk dirinya sendiri menggunakan sebilah sangkur yang tajam.
Tak tanggung-tanggung, polisi muda tersebut menusuk dua titik vital di tubuhnya yakni perut dan leher sehingga dirinya memerlukan penanganan medis yang serius.
Lantas, apa yang mendorong Bripda Yogi sehingga melakukan aksi nekatnya tersebut?
Sempat diberitakan ingin buktikan punya ilmu kebal
Adapun Yogi sempat diberitakan di berbagai media bahwa ia menusuk dirinya sendiri untuk membuktikan dirinya memiliki ilmu kebal.
Sontak, ia menyiapkan sebuah sangkur tajam untuk melakukan aksi nekat menusuk perut dan lehernya sendiri.
Baca juga:
Marak Penipuan Undangan Digital APK, Polda Bali: Hati-hati Klik Pesan dari Orang Tak Dikenal
"Dia mencoba ilmunya tapi gagal," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suhartana, Kamis (2/2/2023).
Ternyata gegara masalah pinjol dan judi online
Pemberitaan bahwa alasan Yogi tusuk dirinya sendiri untuk membuktikan ilmu sakti ternyata tidak benar.
Berita tersebut akhirnya dipatahkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana sendiri kepada wartawan, Jumat (3/2/2023). Sebagaimana melalui keterangan resmi Kombes Komang, Yogi menusuk dirinya sendiri ternyata katanya kalah judi online.
Sempat depresi dan stres
Kekalahan telak yang dialami Yogi membuatnya stres dan depresi. Ia kerap tampak merenung dan putus asa dan berniat bunuh diri.
"Belakangan, memang jadi pendiam, stres," ungkap Komang.
Adapun Kapolsek Tamalanrea, Kompol Saharuddin; dan Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin memberikan informasi bahwa Yogi merupakan anggota unit K-9 atau unit pembawa anjing.
Nyawa Yogi berhasil diselamatkan
Yogi melakukan aksi berbahaya tersebut di rumah pamannya di Perum Telkomas, Kota Makassar, pada Selasa (31/1/2023) lalu. Yogi berbekal sebuah sangkur melakukan penyayatan ke leher dan perutnya sendiri.
Sungguh beruntung nasib Yogi, sebab rekannya dengan sigap menemukannya dan segera melarikannya ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Ia kini menempuh perawatan medis yang cukup serius.
Komentar menohok warganet
Menyinggung tentang fakta sebelumnya, bahwa aksi Yogi tersebut sempat dikabarkan gegara dirinya ingin mencoba ilmu kebal miliknya.
Namun akhrinya kabar tersebut dipatahkan sendiri dari pihak kepolisian yang menelusuri lebih dalam masalah ekonomi yang dihadapi oleh Yogi.
Meski akhirnya dipatahkan, warganet kadung memberi komentar menohok pada pemberitaan tersebut.
"Gua tiba-tiba inget di desa kampung ku. Kepala desa tes ilmu kebal dengan menebas tanganya sendiri. Alhasil hasilnya gagal darah bercucuran, tangan hampir putus dan dia mati karena kehabisan darah," komentar warganet.
"Ini pas daftar polisi gak ada tes kejiwaan ya?" sindir lainnya.
"Kok bisa jadi polisi," timpal warganet lain.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2418 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1933 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun