Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Dua Kelompok Massa Bentrok, Satu Orang Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bentrokan antar dua kelompok massa terjadi Perumahan Raffles Hills, Tapos, Depok, Sabtu (11/2) kemarin. Dalam bentrok itu, seorang pria berinisial MST (42) tewas.
Kapolres Metro Kota Depok Kombes Pol Ahmad Fuady mengatakan belasan pelaku ditangkap terkait insiden tersebut.
"Diamankan 14 orang di Polda Metro Jaya dan ditangani oleh Polda Metro Jaya," kata Fuady kepada wartawan, Minggu (12/2).
Disampaikan Fuady, bentrok ini berawal dari kelompok seseorang berinisial M yang menyerang kelompok A. Diduga, penyerangan ini terkait dengan masalah hutang piutang.
"Kelompok A yang terkena senjata tajam pada bagian dada yang mengakibatkan robek pada dada sehingga korban meninggal dunia," tuturnya.
Belasan pelaku yang ditangkap ini, kata Fuady, seluruhnya berasal dari kubu kelompok M. Saat ini, mereka masih menjalani pemeriksaan intensif.
Sementara itu, lanjut dia, untuk korban MST, tewas akibat luka bacok pada bagian dada. Korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk proses autopsi.
"Luka bacok pada bagian dada dan mengakibatkan meninggal dunia," ucap Fuady.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2701 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1954 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun