Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Puspaga Santhi, Layanan Konseling Dinas P2KBP3A Tingkatkan Kualitas Pola Asuh Anak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pola asuh yang kurang optimal terhadap anak menyebabkan anak berisiko mengalami kekerasan, diskriminasi, ekploitasi, penelantaran dan perlakuan kurang terpuji.
Untuk mengatasinya diperlukan kualitas pola asuh dari orang tua dan pemerintah. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) membuka layanan Puspaga Santhi.
Demikian disampaikan Kadek Dami selaku Kabid Pemberdayaan Perempuan, seizin Kepala DP2KBP3A di ruang kerjanya, Kamis(16/2)
Lebih lanjut jelas Kabid Dami, kehadiran Pusat Pembelajaran Keluarga atau Puspaga Santhi ini sebagai upaya pencegahan dan promotif untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga yang didukung oleh tenaga profesi melalui peningkatan kapasitas orang tua, keluarga atau yang bertanggung jawab terhadap anak.
Baca juga:
Pola Asuh dan Lingkungan Berpengaruh Pada Prilaku Konsumsi Minuman Beralkohol Dikalangan Remaja
“Puspaga Santhi berfungsi sebagai one stop service atau layanan satu pintu keluarga, secara holistik integrative berbasis anak. Selain itu Puspaga Santhi merupakan salah satu indikatorpengembangan kabupaten/kota layak anak (KLA),” terang mantan Kasubag di Bagian Prokom ini.
Disinggung mengenai skema layanan Puspaga Santhi, Kabid Dami menjelaskan, layanan utama berupa konseling, dan layanan informasi, penyebaran informasi.
”Selain pelayanan di kantor, kami juga melakukan visitasi ke klien yang mengalami masalah, sosialisasi ke sekolah maupun merujuk ke instansi berwenang. Sinergi juga kami lakukan dengan stake holder terkait,” pungkasnya.
Sementara itu salah satu konseler Puspaga Santhi Farica Veronica Marmer mengatakan teknis konseling yaitu dengan identifikasi kebutuhan dengan mengetahui latar belakang, membangun bonding atau ikatan personal, membuat klien lebih nyaman dan terbuka.
”Misal anaknya sulit mengendalikan emosi, setiap ke sekolah nangis lalu mencari latar belakang kelahiran. Setelah indentifikasi baru kita kasi tips dan trik dan jika permasalahan diluar batas Puspaga Santhi misal sudah masuk kategori kekerasan, atau autis kita akan rujuk ke dokter anak atau psikolog,” pungkasnya.
Untuk diketahui layanan Puspaga Santhi setiap hari Senin-Jumat baik secara luring maupun daring. Hotline 082145211861, email: puspagabuleleng@gmail.com, instagram : @puspaga.buleleng.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan