Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Turki Setop Penyelamatan Korban Gempa Dua Pekan Usai Bencana
BERITABALI.COM, DUNIA.
Turki menghentikan hampir seluruh operasi pencarian dan evakuasi korban gempa dahsyat dua pekan setelah bencana terjadi pada 6 Februari lalu. Kepala Badan Penanganan Bencana Turki, Yunis Sezer, mengatakan saat ini upaya penyelamatan masih berlangsung pada 40 gedung di Provinsi Kahramanmaras dan Hatay.
Hatay merupakan salah satu wilayah yang paling parah terdampak gempa. Gubernur Hatay Lutfu Savas mengatakan setidaknya 80 persen bangunan di provinsi itu harus dibangun kembali setelah hancur akibat gempa.
"Kami membutuhkan lebih banyak tenda-tenda darurat. Cuaca dan suhu akan menjadi sangat dingin dalam satu bulan ke depan. Orang-orang takut untuk tinggal di dalam rumah dan bangunan," kata Savas.
Upaya penyelamatan ini dihentikan meski tim SAR masih menemukan sejumlah korban selamat di antara puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa magnitudo 7,7 di pekan kedua pasca-bencana terjadi.
Banyak pihak tercengang lantaran masih cukup banyak korban hilang dan belum ditemukan. Selain itu, beberapa korban selamat juga masih ditemukan setelah sepekan lebih gempa terjadi. Mereka yang selamat bertahan di antara puing-puing bangunan tanpa makanan dan minuman di saat cuaca dingin ekstrem melanda Turki.
Pada Sabtu (18/2), tim SAR menemukan sepasang suami istri dan anaknya berusia 12 tahun setelah 296 jam tertimbun reruntuhan bangunan. Kantor berita Anadolu melaporkan sang anak tak lama meninggal dunia usai dievakuasi.
"Ini peristiwa yang tidak biasa. Secara fundamental, tubuh kita bisa bertahan tetapi banyak yang bergantung pada keberuntungan," kata Profesor Bencana dan Kesehatan University College London, Ilan Kelman, kepada CNN.
"Ada semacam 'hierarki' kebutuhan dalam situasi bertahan hidup seperti itu. Aturan praktisnya adalah tiga menit tanpa oksigen, tiga gari tanpa air, tiga minggu tanpa makanan," katanya.
Hingga kini, tercatat total 46.530 orang meninggal dunia akibat gempa di Turki dan Suriah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan