Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Viral Pasangan Bule Duduk Berpelukan Kendarai Motor, Warganet Singgung Ikut Kelas Kerauhan
bbn/medsos/Viral Pasangan Bule Duduk Berpelukan Kendarai Motor, Warganet Singgung Ikut Kelas Kerauhan.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kelakuan bule di Bali kembali membuat ulah. Kali ini dalam sebuah rekaman yang viral di media sosial, dua warga asing ini terlihat berpelukan berhadapan saat naik motor.
Dari akun Instagram @moscow_cabang_bali, tertulis keterangan unggahannya, "This could be us, but you use vario."
Selain duduk berhadapan, pasangan orang asing ini juga tidak memakai helm. Aksi mereka kemudian mendapat kritik keras dari sejumlah warganet. Salah satunya menulis, "Ini kebanyakan ikut kelas yang kerauhan-rauhan itu, gini dah hasilnya."
Ada juga yang berkomentar, "These people make all Western People look like animals. They would never dare to do this in their home country. (Orang-orang ini membuat orang Barat terlihat seperti binatang. Mereka tidak akan pernah berani melakukan ini di negara asalnya)."
"Kelakuan WNA yang semakin tidak terkontrol. Pelanggaran demi pelanggaran mereka lakukan di negara kita," tulis warganet lain. Beberapa pengguna Instagram juga tampak menandai akun Niluh Djelantik, politisi sekaligus desainer asal Bali yang memang dikenal vokal akan ragam isu, terutama di Pulau Dewata.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7732 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan