Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Pengacara Pacar Mario Dandy Bantah Kliennya Ikut Terlibat Penganiayaan David
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kuasa hukum AG (15), Mangatta Toding Allo menegaskan kalau kliennya bukan menjadi penyebab dari adanya penganiayaan David, putra pengurus GP Ansor yang dilakukan oleh tersangka Mario Dandy dan kawan-kawannya. Ia mengklaim kalau AG sudah memperingatkan Dandy untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.
Mangatta menerangkan kalau tidak ada niatan AG untuk mencelakai David melalui tindak kekerasan Dandy.
"Dia sama sekali tidak tahu kejadian ini akan terjadi begini," terang Mangatta di Polres Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2023) malam.
Menurutnya, AG sudah beberapa kali memperingatkan Dandy untuk tidak berbuat hal yang berlebihan.
"Tapi ada di BAP ada 2 kali dia mengingatkan untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi sudah diperingatkan," ungkapnya.
Mangatta juga membantah narasi yang menyebut AG sempat berswafoto di depan David yang sudah tidak berdaya. Pada saat kejadian, AG justru menopang kepala David dengan tangan kirinya.
"Itu sama sekali tidak benar karena yang benar adalah AG itu justru dengan rasa kemanusiaan, tangan kirinya memgang David karena dia sedih dengan kejadian ini, dia memegang kepalanya," tuturnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2328 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan