Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Lo Kheng Hong Pegang Empat Saham Ini Sampai Rp594 Miliar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
'Warren Buffet'-nya Indonesia, Lo Kheng Hong tercatat memiliki kepemilikan saham di atas 5 persen pada sejumlah emiten. Menurut Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Senin, 20 Februari 2023, empat saham yang dimiliki oleh investor kawakan itu adalah PT Global Mediacom Tbk (BMTR), PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), PT Intiland Development Tbk (DILD), dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL).
Pria yang akrab disapa Pak Lo ini memegang sebesar 1.062.774.000 saham BMTR atau setara 6,41 persen. Dengan harga BMTR sebesar Rp286 saat penutupan IHSG Selasa (21/2/2023) pukul 15.00, total nilai saham Pak Lo di emiten afiliasi Hary Tanoesodibjo ini sebesar Rp303.953.364.000.
Kemudian, Pak Lo menggenggam saham emiten pembiayaan CFIN sebanyak 203.944.700 atau setara 5,12 persen. Dengan harga terakhir Rp330, saham CFIN yang ia punya sebesar Rp67.301.751.000.
Pada emiten properti DILD, investor kawakan itu menguasai 651.416.700 saham atau setara 6,28 persen. Harga DILD pada penutupan IHSG kemaren sebesar Rp169, maka total kepemilikan Lo sebesar Rp110.089.422.300.
Terakhir, Pak Lo mempunyai 5,17 persen saham emiten produsen ban GJTL dengan besaran 180,001,000. Harga GJTL pada penutupan IHSG kemaren sebesar Rp630, menjadikan total kepemilikan Lo sebesar Rp113.400.630.000.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan