Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Gempa Besar Guncang Turki Lagi M 5,6, Satu Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gempa kembali melanda Turki, Senin (27/2/2023). Gempa dengan magnitudo 5,6 itu diyakini sebagai gempa susulan baru terbesar yang terjadi di negara itu setelah 6 Februari.
Pusat gempa berada di kota Yesilyurt di Provinsi Malatya, dekat sumber gempa magnitudo 7,8 Kahramanmaras. Satu orang dan melukai puluhan lainnya karena bangunan dilaporkan ambruk.
"Gempa hari Senin menjadi gempa besar terbaru," lapor Aljazera.
"Yang mengguncang Turki selatan saat wilayah itu dibangun kembali dari gempa besar sebelumnya yang menewaskan lebih dari 50.000 orang di seluruh Turki selatan dan Suriah barat laut," tambah media itu.
Wali Kota Yesilyurt, Mehmet Cinar, juga membenarkan kepada televisi HaberTurk bahwa sejumlah bangunan di kota itu runtuh. Termasuk sebuah bangunan berlantai empat tempat ayah dan anak perempuannya terjebak.
"Keduanya memasuki gedung yang rusak untuk mengambil barang-barang," ujarnya di laman yang sama.
Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengakui kekurangan tanggapan pemerintahnya terhadap gempa bumi awal Februari. Hal ini dikatakannya saat berbicara pada konferensi pers di Adiyaman, salah satu provinsi yang paling parah terkena bencana.
"Pada hari-hari pertama, kami tidak dapat melakukan pekerjaan seefisien yang kami inginkan di Adiyaman, karena alasan seperti dampak gempa yang merusak, cuaca buruk, dan tantangan karena infrastruktur yang rusak," kata Erdogan, meminta pemahaman warga.
PBB mengatakan sedikitnya 1,5 juta orang kehilangan tempat tinggal akibat gempa Turki. Sebanyak 500.000 rumah perlu dibangun kembali.
Badan Penanggulangan Bencana Negara (AFAD) mengatakan hampir 10.000 gempa susulan telah dilaporkan sejak 6 Februari. Pekan lalu, Turki mengatakan sekitar 865.000 orang tinggal di tenda dan 23.500 di rumah kontainer sementara 376.000 berada di asrama mahasiswa dan penginapan umum di luar zona gempa.
Turki adalah rawan gempa bumi karena terletak di persimpangan tiga lempeng tektonik yang membentuk kerak bumi. Di antaranya lempeng Anatolia, Arab, dan Afrika.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2918 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2048 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun