Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Gempa Besar Guncang Turki Lagi M 5,6, Satu Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gempa kembali melanda Turki, Senin (27/2/2023). Gempa dengan magnitudo 5,6 itu diyakini sebagai gempa susulan baru terbesar yang terjadi di negara itu setelah 6 Februari.
Pusat gempa berada di kota Yesilyurt di Provinsi Malatya, dekat sumber gempa magnitudo 7,8 Kahramanmaras. Satu orang dan melukai puluhan lainnya karena bangunan dilaporkan ambruk.
"Gempa hari Senin menjadi gempa besar terbaru," lapor Aljazera.
"Yang mengguncang Turki selatan saat wilayah itu dibangun kembali dari gempa besar sebelumnya yang menewaskan lebih dari 50.000 orang di seluruh Turki selatan dan Suriah barat laut," tambah media itu.
Wali Kota Yesilyurt, Mehmet Cinar, juga membenarkan kepada televisi HaberTurk bahwa sejumlah bangunan di kota itu runtuh. Termasuk sebuah bangunan berlantai empat tempat ayah dan anak perempuannya terjebak.
"Keduanya memasuki gedung yang rusak untuk mengambil barang-barang," ujarnya di laman yang sama.
Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengakui kekurangan tanggapan pemerintahnya terhadap gempa bumi awal Februari. Hal ini dikatakannya saat berbicara pada konferensi pers di Adiyaman, salah satu provinsi yang paling parah terkena bencana.
"Pada hari-hari pertama, kami tidak dapat melakukan pekerjaan seefisien yang kami inginkan di Adiyaman, karena alasan seperti dampak gempa yang merusak, cuaca buruk, dan tantangan karena infrastruktur yang rusak," kata Erdogan, meminta pemahaman warga.
PBB mengatakan sedikitnya 1,5 juta orang kehilangan tempat tinggal akibat gempa Turki. Sebanyak 500.000 rumah perlu dibangun kembali.
Badan Penanggulangan Bencana Negara (AFAD) mengatakan hampir 10.000 gempa susulan telah dilaporkan sejak 6 Februari. Pekan lalu, Turki mengatakan sekitar 865.000 orang tinggal di tenda dan 23.500 di rumah kontainer sementara 376.000 berada di asrama mahasiswa dan penginapan umum di luar zona gempa.
Turki adalah rawan gempa bumi karena terletak di persimpangan tiga lempeng tektonik yang membentuk kerak bumi. Di antaranya lempeng Anatolia, Arab, dan Afrika.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan