Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Kakek 70 Tahun Tewas Membusuk Tersangkut di Tebing 20 Meter
BERITABALI.COM, NTB.
Pastia (70 tahun) warga Dusun Belet, Desa Bagik Puyung, Kecamatan Surelage Lombok Timur ditemukan tewas membusuk di tebing, Jumat (3/3). Kakek Pastia ditemukan tersangkut di tebing jurang sedalam 20 meter di wilayah Desa Anjani. Pastia diperkirakan sudah meninggal lebih dari 24 jam.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nikolas Osman menuturkan, kasus penemuan mayat ini bermula saat dua warga sekitar hendak berburu burung di pinggir tebing sungai Banjar Manis, Desa Anjani.
Saat itulah, tiba-tiba keduanya mencium bau bangkai menyengat dari arah bawah. Setelah ditelusuri, mereka terkejut melihat tubuh manusia dalam posisi tersangkut pada dahan pohon dengan posisi telungkup di tengah bibir tebing.
Mereka langsung memberitahu warga sekitar dan melaporkannya ke pihak kepolisian serta meminta bantuan tim SAR untuk melakukan evakuasi.
"Selang berapa saat, petugas kepolisian dan Tim SAR datang ke TKP untuk melakukan evakuasi terhadap korban," ungkapnya.
Tim SAR kemudian membawa korban ke rumah sakit dr.Raden Soejono Selong untuk dilakukan visum sebelum diserahkan ke pihak keluarganya.
Dari keterangan pihak keluarga, korban tersebut meninggalkan rumah sejak tanggal 27 Februari 2023, bahkan pihak keluarga sempat mencarinya beberapa hari belakangan.
Keluarga korban juga menyebut korban memiliki penyakit lupa ingatan atau pikun.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7756 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan