Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
KPK: Geng Rafael di Ditjen Pajak Ada Banget, Satu Angkatan Juga
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan ada pejabat lain Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diduga terkait dengan Rafael Alun Trisambodo. KPK mengaku akan memeriksa harta kekayaan pejabat pajak tersebut.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan belum mau membuka identitas pejabat pajak tersebut. Namun, dia menerangkan sosok dimaksud satu angkatan dengan Rafael.
"Itu geng tuh ada, ada banget. Ini angkatan dia [Rafael] juga, pejabat juga," tutur Pahala saat dikonfirmasi, Selasa (7/3).
"Pejabat pajak nanti diklarifikasi. Dia orangnya di Jakarta kok, gampang. Nanti diumumkan namanya," imbuhnya.
KPK sepakat membuka penyelidikan terkait dengan Rafael. Dalam proses ini akan dicari bukti permulaan dugaan tindak pidana korupsi.
"Dari hasil paparan Tim LHKPN KPK yang dihadiri oleh lintas Direktorat di KPK dan juga Pimpinan KPK, disepakati terkait pemeriksaan LHKPN RAT [Rafael Alun Trisambodo] saat ini telah ditingkatkan pada tahap penyelidikan," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.
Ali menjelaskan secara teknis kegiatan berikutnya akan dilakukan oleh gabungan Tim LHKPN dan Tim Penyelidik KPK berupa permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak terkait.
"Perlu kami sampaikan, sebagai bagian dari strategi penyelesaian perkara maka terkait kegiatan dimaksud tentu mengenai substansi materi tidak bisa semuanya kami sampaikan ke publik," kata Ali.
Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan indikasi pencucian uang oleh Rafael. PPATK menemukan transaksi signifikan Rafael yang tidak sesuai profil dan menggunakan nomine yang diduga menjadi perantara.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyatakan pihaknya telah memblokir lebih dari 40 rekening terkait Rafael. Rekening dimaksud terdiri dari rekening pribadi Rafael, keluarga termasuk putranya Mario Dandy Satrio dan perusahaan atau badan hukum.
"Nilai transaksi yang kami bekukan nilainya D/K (Debit/Kredit) lebih dari Rp500 miliar dan kemungkinan akan bertambah," ungkap Ivan beberapa waktu lalu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan