Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Meme Messi Dibully Habis-Habisan Usai PSG Tersingkir
BERITABALI.COM, DUNIA.
Lionel Messi dibully habis-habisan setelah Paris Saint-Germain (PSG) dikalahkan Bayern Munich 0-2 di Allianz Arena, Munich, Kamis (9/3), dan tersingkir dari Liga Champions.
Messi mendapat banyak sorotan setelah PSG dikalahkan Bayern 0-2. Meski bukan hanya La Pulga yang bermain buruk pada laga dini hari tadi, namun pemain asal Argentina itu paling banyak mendapat kritikan.
Hal itu dikarenakan kehadiran Messi dianggap tidak membuat PSG lebih baik di pentas Liga Champions. Sejak kedatangan pemain 35 tahun itu PSG tidak pernah lolos ke perempat final Liga Champions dua musim beruntun.
Padahal sebelum kedatangan Messi, PSG mampu menjadi finalis pada 2020 dan terhenti di babak semifinal Liga Champions pada 2021.
Kondisi itu membuat Messi mendapat kritikan dan hujatan di media sosial usai laga. Tidak sedikit meme untuk mengejek Messi yang muncul.
Ada meme yang menunjukkan Messi selalu tidak berkutik melawan Bayern Munchen, terutama Leon Goretzka dan Joshua Kimmich, di Liga Champions.
Selain itu ada meme soal Messi yang tidak berkutik di Liga Champions tanpa tendangan penalti. Tidak sedikit meme yang membandingkan Messi dengan Cristiano Ronaldo di Liga Champions.
Bayern sendiri menyusul tiga tim lainnya yang sudah memastikan lolos ke perempat final Liga Champions, yakni Chelsea, AC Milan dan Benfica.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2938 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun