Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
NATO: Bakhmut Ukraina Bakal Jatuh ke Tangan Rusia Dalam Hitungan Hari
beritabali.com/cnnindonesia.com/NATO: Bakhmut Ukraina Bakal Jatuh ke Tangan Rusia Dalam Hitungan Hari
BERITABALI.COM, DUNIA.
Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) memperingatkan Kota Bakhmut di timur Ukraina mungkin akan jatuh ke tangan Rusia sepenuhnya dalam beberapa hari ke depan.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menuturkan pasukan Rusia terus mengerahkan lebih banyak pasukan ke Bakhmut, tempat pertempuran paling sengit sejak beberapa bulan terakhir.
"Apa yang kita lihat adalah bahwa Rusia mengerahkan lebih banyak pasukan dan apa kekurangan mereka, mereka coba perbaiki itu dengan penambahan kuantitas," ucap Stoltenberg kepada wartawan di Stockholm saat sela-sela pertemuan dengan para menteri pertahanan Uni Eropa pada Rabu (8/3).
"Kami tidak dapat mengesampingkan bahwa Bakhmut pada akhirnya akan jatuh dalam beberapa hari mendatang," katanya lagi seperti dikutip AFP.
Meski begitu, Stoltenberg memastikan situasi saat ini "tidak serta merta mencerminkan titik balik perang."
Prediksi Stoltenberg ini datang setelah tentara bayaran Rusia, Wagner Group, mengklaim telah menduduki tepi timur kota industri tersebut.
Bos Wagner, Yevgheny Prigozhin, mengklaim pasukannya "telah menguasai wilayah tepi timur Bakhmut seluruhnya."
Tentara Wagner memang mendominasi operasi militer Rusia di Bakhmut dan beberapa wilayah lain di Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan soal konsekuensi jika Rusia memenangkan peperangan di Bakhmut.
"Kami mencatat bahwa setelah Bakhmut (pasukan Rusia) dapat melangkah lebih jauh lagi dan menyerang kota-kota terdekat di wilayah Donetsk," kata Zelensky dalam wawancara dengan CNN.
"Mereka (Rusia) bisa menyerang Kramatorsk, mereka bisa menyerang ke Sloviansk. Bakhmut akan menjadi gerbang terbuka bagi Rusia menuju kota-kota Ukraina lainnya," ujarnya menambahkan.
Meski begitu, Zelensky mengatakan pasukan Ukraina berupaya terus bertahan di Bakhmut setelah sempat mengisyaratkan akan menarik prajuritnya dari kota itu jika keadaan terus memburuk.
"Tentu saja, kami harus memikirkan kehidupan para pasukan kami. Tapi kami harus melakukan apa pun yang kami bisa selagi kami mendapatkan senjata, perbekalan, dan tentara kami bersiap untuk melancarkan balasan," ujar Zelensky.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8089 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5662 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan