Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Jelang Nyepi, Anak TK di Gianyar Antusias Mengarak Ogoh-ogoh Mini
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ratusan anak-anak TK Sasana Kumara Desa Tegallalang, Gianyar mengikuti pawai ogoh-ogoh, Kamis (9/3). Mereka mengarak ogoh-ogoh mini keliling desa sebagai upaya untuk pelestarian adat dan budaya dan mengenalkan tradisi kepada anak.
Pengarakan ogoh-ogoh ukuran mini tersebut mengambil start dari depan balai Banjar Gagah, menuju ke selatan di simpang 4 pejengaji. Lali belok kiri menuju finish di lapangan umum Tegallalang.
Anak anak TK Sasana Kumara yang berjumlah128 orang, didampingi 6 orang guru melakukan pengarakan oleh anak-anak TK laki laki secara estafet. Sedangkan anak yang perempuan membawa canang dan berjalan berbaris beriringan.
Kepala Sekolah TK Sasana Kumara, Desa Tegallalang, Ni Wayan Desi Arisandi, Spd, menyatakan bahwa kegiatan pengarakan ogoh-ogoh dalam rangka menyambut hari raya nyepi.
“Ini merupakan salah satu program pembelajaran pengembangan kreativitas anak anak dan program rekreasi untuk menumbuh kembangan kretifitas anak serta pengenalan seni, tradisi dan budaya Bali,” jelasnya.
Kegiatan itu, turut diamankan tentara dan kepolisian. Dari tentara, hadir Babinsa Desa Tegallalang, Sertu I Made Rai Wibisana, bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengamanan pawai ogoh-ogoh tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1800 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1220 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 901 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 824 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 634 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun