Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Pasar Pagi dan Pasar Tumpah Sukawati Semrawut, Jualan di Badan Jalan dan Trotoar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Keberadaan pasar pagi dan pasar tumpah di Desa Sukawati yang semrawut membuat tim gabungan turun tangan. Tim yang terdiri dari kepolisian hingga jajaran Pemda Gianyar melakukan penertiban terhadap pedagang membandel.
Pasar yang disasar, diantaranya pasar Mudita, Pasar Gelulung, Pasar Dlodtangluk, dan Pasar Babakan. Pedagang disana jualan sampai ke trotoar dan ke badan jalan.
Kapolsek Sukawati Kompol Decky Hendra Wijaya, menyatakan pedagang yang jualan di trotoar dan di badan jalan melabrak Perda Kab. Gianyar No. 15 Tahun 2015.
“Perda tentang Ketertiban Umun dan ketentraman Masyarakat oleh tim Pemerintah Kabupaten Gianyar,” jelasnya di sela-sela penertiban.
Petugas juga memberikan sosialisasi terhadap para pedagang pasar tumpah agar tidak mengunakan badan jalan dan trotoar untuk berjualan.
“Dari pemerintah Daerah menginginkan bagaimana para pedagang yang berjualan di fasilitas umum agar berpindah ke pasar tenten 2 Sukawati di banjar Gelumpang,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Gianyar Made Mahayastra ikut dalam penertiban itu. “Akan disiapkan 44 personel Satpol PP yang akan bertugas menertibkan para pedagang yang mengunakan pasilitas umum. Setelah hari raya nyepi apabila masih ada yang membandel / melanggar akan di tindak tegas berupa pembongkaran lapak,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1807 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1221 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 901 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 824 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 635 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun