Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Dendam Diberi Minum Air Bekas Mandi Mayat, Motif Pria Tewas Dianiaya Tetangga
BERITABALI.COM, NTB.
Tewasnya pria di Desa Janapria, Lombok Tengah pada Rabu (15/3/2023 dianiaya tetangganya sendiri saat sedang tidur ternyata berlatar belakang dendam lama enam tahun lalu.
Sawal (32 tahun) pelaku pernah diberi minum oleh korban Doni (26 tahun), yang ternyata berasal dari air bekas memandikan mayat.
"Motif dendam karena pelaku menduga bahwa enam tahun yang lalu korban memberikan minum air mayat yang menyebabkan ia sakit," ungkap Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Redho Rizki Pratama, Kamis (16/3).
Sawal dan Doni tinggal bertetangga. Peristiwa pembunuhan itu terjadi saat korban masih tertidur lelap pada Rabu (15/3) sekira pukul 09.15 WITA.
"Rumah korban dan pelaku hanya 50 meter dan memang tetangga. Pada saat kejadian, di rumah memang ada kakak korban. Saat kakak korban (bernama Dedi, Red) membuatkan kopi di dapur, Sawal masuk ke kamar korban yang sedang terlelap tidur," ungkap Kasat Reskrim.
Baca juga:
Pemuda Aniaya Kawan Hanya karena Dendam Lama
Sawal menganiaya korban hingga mengalami luka parah. Kakak korban bersama saksi berinisial S membawa korban ke Puskesmas Janapria untuk ditangani secara medis. Namun saat tiba di Puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka robek pada bagian leher sebelah kiri.
"Hasil pemeriksaan dan interogasi, pelaku tidak ada kelainan jiwa. Pelaku sudah kita jadikan tersangka," jelas Iptu Redho.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan