Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Korut Tembak Rudal Lagi Respons Latihan Militer AS-Korsel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korea Utara lagi-lagi meluncurkan rudal balistik ke arah Laut Timur, Minggu (19/3). Peluncuran ini merupakan kesekian kalinya sejak Korea Selatan dan Amerika Serikat memulai latihan militer besar-besaran Senin (13/3) lalu.
"Korea Utara menembakkan rudal balistik ke arah Laut Timur," demikian laporan Kepala Staf Gabungan Seoul, seperti dikutip AFP.
Militer Korsel melaporkan peluru kendali itu merupakan rudal balistik jarak pendek (SRBM). Pihaknya mendeteksi rudal tersebut dari daerah Tongchang-ri pada pukul 11.05 pagi waktu setempat.
"Sambil memperkuat pemantauan dan kewaspadaan dalam persiapan melawan kemungkinan provokasi tambahan, militer kami mempertahankan postur kesiapan penuh dalam kerja sama erat dengan Amerika Serikat," bunyi laporan JCS, seperti dilaporkan The Korea Times.
Ini merupakan rudal kesekian yang diluncurkan Korut sepanjang pekan ini. Pyongyang pertama kali menembakkan rudal pada Minggu (12/3), beberapa jam sebelum latihan militer AS-Korsel dihelat.
Setelah itu, Korut kembali menembakkan dua rudal lagi saat latihan militer terbesar AS-Korsel dalam lima tahun belakangan itu dimulai.
Pada Kamis (16/3), Korut juga meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM), beberapa jam sebelum Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol bertemu di Tokyo.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sampai-sampai mengecam peluncuran ICBM tersebut.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan uji coba ICBM Korut merupakan pelanggaran resolusi yang disetujui oleh Dewan Keamanan PBB. Lewat juru bicara, Guterres menyatakan desakan terhadap Korut untuk menghentikan kegiatannya.
"Penggunaan tenaga kerja paksa dan dieksploitasi, baik di dalam maupun luar negeri, mendukung program yang melanggar hukum dan mengancam ini," demikian pernyataan tersebut.
Korut sendiri memang menentang latihan militer bersama antara AS dan Korsel. Korut memandang latihan semacam itu sebagai latihan untuk invasi terhadap mereka.
Pyongyang juga berulang kali bersumpah bakal mengambil tindakan "luar biasa" sebagai tanggapan atas latihan militer kedua negara itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8186 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5685 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3552 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2403 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan