Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Kasanga Festival 2023 Dimeriahkan Karnaval Ogoh-ogoh Anak TK dan PAUD
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ratusan siswa TK dan PAUD se Kota Denpasar, ikut memeriahkan Karnaval Ogoh-ogoh Anak pada Kasanga Festival Tahun 2023, Sabtu (18/3). Mereka terdiri atas 12 kelompok peserta ogoh-ogoh anak terbaik, mewakili 4 kecamatan, serta 1 peserta lainnya yang berasal dari TK Tuna Rungu Sushrusa.
Bocah-bocah kecil tersebut berkesempatan mengarak karya mereka di seputaran kawasan Catur Muka Puputan Badung, dan disaksikan langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.
Tampak hadir pula saat itu, Wakil Walikota Kade Agus Arya Wibawa dan Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar Gusti Ngurah Gede, Sekda IB Alit Wiradana dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana serta perwakilan Forkopimda Kota Denpasar.
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara pada kesempatan itu menyatakan kekaguman atas keberanian dan semangat para siswa TK dan PAUD untuk memeriahkan Kasanga Festival 2023 ini.
“Walaupun tergolong usia yang masih kecil, anak-anak ini telah mampu menunjukkan kreativitas seni dan kecintaan pada budaya Bali. Saya mengapresiasi semangat para guru dan orang tua yang sangat antusias mengikutsertakan anaknya dalam ajang ini. Bagi anak anak sekalian, teruslah mengasah kemampuan dan jangan pernah berhenti belajar,” ujar Jaya Negara.
Di tempat yang sama, Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara mengungkapkan, Karnaval Ogoh-ogoh Anak ini, dapat dijadikan salah satu media membangun karakter anak-anak sejak usia dini.
“Selain kreativitas, pola kerja sama dalam kelompok juga harus dimiliki anak-anak ini, baik dalam proses membuat ataupun mengarak ogoh-ogoh. Jadi saya rasa, momentum ini adalah proses pembelajaran karakter yang nyata dan baik,” kata Ny. Antari Jaya Negara.
Semua ogoh-ogoh anak yang diarak oleh peserta ini, dipertontonkan di hadapan ribuan warga yang memadati arena Kasanga Festival. Sengatan terik matahari tak melemahkan antusiasme peserta untuk berkeliling memamerkan ogoh ogoh yang komponennya didominasi dari bahan organik dan daur ulang itu.
Ketua IGTKI – PGRI Kota Denpasar, Nyoman Puspitawati Yasa menyebut, para peserta memang diisyaratkan menggunakan komposisi bahan daur ulang dan ramah lingkungan dalam pembuatan ogoh-ogohnya.
“Para peserta dituntut untuk dapat menunjukkan kreativitas dalam menampilkan ogoh-ogoh ini, terutama komposisi bahan yang menggunakan bahan daur ulang. Sehingga, setelah kami nilai, terpilih 12 peserta terbaik ini,” papar Puspitawati.
Seperti yang diinformasikan sebelumnya, salah satu peserta karnaval berasal dari TK Tuna Rungu Sushrusa. Kendati terbatas secara fisik, namun tidak menghalangi mereka untuk melibatkan diri dalam kesempatan ini. Kepala Sekolah TK Tuna Rungu Sushrusa, Ni Made Raka Witari mengemukakan, dalam pembuatan ogoh-ogoh ini, para siswa dibantu dan didukung oleh guru dan juga orang tua.
“Ketika kami beritahu kita akan ikut dalam momen Parade Ogoh-ogoh Anak, mereka (para siswa) sangat bersemangat sekali. Selama ini mereka mungkin hanya menonton ogoh-ogoh saja, tapi di tahun ini mereka berkesempatan untuk ikut membuat dan bahkan mengarak pada karnaval ini,” katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4189 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1438 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 942 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 874 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 761 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun