Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Peringatan Tumpek Uye di Jembrana Dilakukan Secara Sekala-Niskala
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Peringatan Tumpek Uye atau Tumpek Kandang telah dilakukan secara sekala dan niskala di kabupaten Jembrana pada hari Sabtu (25/3/2023). Peringatan ini dipusatkan di Pura Segara Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana.
Peringatan secara sekala dilakukan melalui beberapa kegiatan seperti vaksinasi rabies, pengobatan hewan, dan membersihkan pantai. Sedangkan peringatan secara niskala dilakukan melalui upacara segara kerthi, termasuk pecaruan, mapekelem ke tengah laut, dan persembahyangan bersama.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Wabup IGD Ngurah Patriana Krisna, Forkopimda, jajaran OPD Pemkab Jembrana, serta masyarakat desa adat sekitar turut serta dalam peringatan Tumpek Uye yang jatuh setiap enam bulan sekali pada Saniscara Kliwon Wuku Uye.
Dalam persembahyangan, Bupati Tamba menyampaikan bahwa perayaan Tumpek Uye dimaksudkan untuk memuliakan hewan atas manfaat yang diberikan kepada manusia.
"Hari ini kita seluruh umat sedarma merayakan Tumpek Uye sebagai rasa syukur kepada Sang Pencipta serta belajar bagaimana seharusnya umat dapat menjaga alam, sehingga keharmonisan antara alam dan manusia terjalin dengan baik," katanya.
Kepala Bagian Kesra Setda Jembrana Made Tarma menjelaskan bahwa upacara Tumpek Uye dilaksanakan secara sekala dan niskala dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat desa adat.
"Secara sekala selain melakukan bersih- bersih di pantai juga sudah dilaksanakan vaksinasi rabies dan pengobatan bagi hewan yang melibatkan tim vaksinator dari Dinas Pertanian dan Pangan," ujarnya.
Upacara secara niskala dilakukan melalui pecaruan dan persembahyangan bersama dengan menggunakan banten palegembal caru manca sanak, dengan pakelem bebek selem ayam selem yang dipuput Ida Pedanda Gede Putra Kemenuh.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 640 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan