Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Dua Warga Diterkam Buaya, Satu Ditemukan Tewas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dua warga Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara, dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di sungai Desa Lambale, Kecamatan Kulisusu, kemarin.
"Warga yang menjadi korban diterkam buaya di kali Desa Lambale, Kecamatan Kulisusu ini ada dua orang," kata Plt Kepala Basarnas Kendari, Rudi, Minggu (26/3).
Rusdi menyebut korban pertama Izimu (60), warga Desa Kotawo, ditemukan meninggal dunia, sementara korban kedua La Dupe (20), warga Desa Lambale, masih dalam pencarian.
"Saat ini, satu korban sudah berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dan satu lagi masih dalam pencarian oleh Tim SAR," ujarnya.
Menurut Rusdi, Tim SAR menemukan korban sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian dengan kondisi sudah tidak bernyawa.
"Korban atas nama Izimu ditemukan tadi malam sekitar pukul 23.45 WITA, ditemukan sekitar lokasi kejadian, kemudian jasad korban diserahkan ke pihak keluarga," katanya.
Rudi mengatakan saat ini Tim SAR masih fokus mencari satu korban yang masih belum ditemukan.
"Masih ada satu korban yang belum ditemukan dan saat ini masih proses pencarian," ujarnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2530 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1946 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun