Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Ungkap Kehadiran Israel di Indonesia, Dino Patti Djalal: Apakah Kita lebih Palestina dari Palestina?
bbn/net/Ungkap Kehadiran Israel di Indonesia, Dino Patti Djalal: Apakah Kita lebih Palestina dari Palestina?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mantan wakil menteri luar negeri Indonesia, Dino Patti Djalal melalui akun twitternya menanggapi polemik dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Dino mengaku sangat menyayangkan hal tersebut. Lewat akun Twitternya, mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) itu mengungkap bukti kehadiran Israel di Indonesia sebelum peristiwa ini.
Menurutnya, Israel banyak ikut serta dalam kegiatan olahraga dan pertemuan politik di Indonesia, tapi tidak ada reaksi penolakan apapun dari masyarakat atau pihak lain.
"Tahukah Anda, sebelumnya 4 atlet Israel ikut serta dalam Kejuaraan Dunia Balap Sepeda 2023 bertajuk UCI Track Nations Cup 2023 di Jakarta International Velodrome bulan Februari lalu. Namun, tidak ada reaksi apa-apa dari masyarakat," cuitnya, Kamis (30/3/2023).
Poin selanjutnya, ia menyampaikan bahwa pada tahun 2022, sejumlah anggota Parlemen Israel juga menghadiri Kongres Inter-Parliamentary Union (IPU) di Bali.
"Semuanya terjadi tanpa sedikitpun mengubah posisi tegas & teguh Indonesia dukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Sikap kita ke U-20 terlalu jauh dipolitisir, padahal Pemerintah Palestina sendiri tidak menentang kehadiran Israel di U-20 di Indonesia. Apakah kita lebih Palestina dari Palestina?," ungkapnya.
Untuk diketahui, Palestina sendiri sudah menunjukkan sikap yang netral terkait kedatangan Timnas Israel untuk bertanding di Indonesia.
Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun mengatakan, pihaknya sangat memahami posisi Indonesia sebagai tuan rumah. Namun, ia juga mengatakan bahwa Israel lolos ke ajang Piala Dunia U-20 2023 melalui cara yang sah dan sesuai aturan sehingga berhak penuh untuk berlaga.
"Keikutsertaan masing-masing negara dalam event ini tidak ada kaitannya dengan suka atau tidak suka dengan suatu negara karena setiap negara ikut serta sebagai bagian dari kompetisi yang berjalan sesuai aturan yang berlaku," ujar Zuhair melalui keterangan resminya
Seperti diketahui, ajang Piala Dunia U-20 yang direncanakan di Indonesia pada 20 Mei dan 11 Juni, namun batal karena sejumlah pihak yang menolak timnas Isarel. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3805 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1351 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 928 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 851 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun