Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
De Gadjah Gaungkan Semangat Toleransi Antarumat Agama di Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Di tengah berbagai isu yang berpotensi memecah-belah persatuan Bangsa Indonesia, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Made Muliawan Arya, menggaungkan semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kuta, Badung, Bali, Jumat (31/3/2023).
Ajakan untuk selalu menjaga kerukunan antarumat beragama itu disampaikan pria yang akrab dipanggil De Gadjah ini, dalam acara "Buka Bersama dan Silaturahmi Relawan De Gadjah Muslim" di Kuta Seafood Restaurant.
Dalam acara ini, De Gadjah menceritakan pengalaman masa kecilnya di Denpasar, yang hidup di lingkungan heterogen, bersama warga dari berbagai suku dan agama.
"Kita diajari oleh orang tua dan guru di sekolah untuk saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Dari kecil kita biasa hidup di lingkungan yang heterogen, biasa bermain ke sawah, memancing, main layangan, bersama-sama teman Muslim, Kristen, Hindu, Suku Jawa, Bali, dan suku lainnya," kenangnya di hadapan peserta acara.
Karena dididik secara natural sejak kecil, sikap toleransi itu dilakukannya hingga saat ini.
"Apalagi saat ini banyak isu-isu yang bisa memecah-belah bangsa. Makanya kita selaku tokoh masyarakat tetap menjalankan silaturahmi, saling menghormati dan menghargai, salah satunya dengan buka puasa bersama," ujarnya.
Kegiatan serupa, ujar De Gadjah, akan dilakukan secara berkala selama bulan Suci Ramadan.
"Kita akan lakukan beberapa kali, karena relawan kita banyak ada ribuan, biar dapat semua, semua kebagian. Kegiatan ini juga untuk meneruskan instruksi Pak Prabowo, harus selalu dekat dengan masyarakat dan buat masyarakat tersenyum," jelasnya.
"Kita akan lakukan beberapa kali, karena relawan kita banyak ada ribuan, biar dapat semua, semua kebagian," jelasnya.
Salah satu peserta acara, Agung Afif, menyambut baik kegiatan buka puasa bersama yang diikuti oleh umat muslim dan nonmuslim.
"Kegiatan Relawan De Gadjah ini merangkul umat muslim di Bali khususnya di wilayah Kuta. Saya sendiri sebagai umat muslim merasa aman dan nyaman. Saya berasal dari Sumatera Barat berbisnis di sini, merasakan Bali merupakan tempat yang aman untuk beribadah, tidak ada yang mengganggu," ujarnya.
Pulau Dewata, kata Agung, merupakan jendela dunia dan jantung pariwisata Indonesia. Oleh karena itu kerukunan antarumat beragama harus selalu dijaga, agar Bali tetap menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman.
"Semoga dengan terjaganya kerukunan antarumat beragama, Bali bisa menjadi lebih maju lagi pariwisatanya," ujar Agung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3744 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1343 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 927 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 850 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 713 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun