Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pengerjaan Dermaga Movable Bridge di Pelabuhan Gilimanuk Ditunda Usai Mudik Lebaran 2023
beritabali/ist/Pengerjaan Dermaga Movable Bridge di Pelabuhan Gilimanuk Ditunda Usai Mudik Lebaran 2023.
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dermaga ponton di Pelabuhan Gilimanuk yang awalnya direncanakan akan diganti dengan dermaga movable bridge (MB) harus menunda pengerjaannya hingga setelah mudik Lebaran 2023. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan gangguan pada arus mudik dan balik Lebaran.
Manajer usaha PT.ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk, Djumadi mengatakan bahwa sebenarnya pengerjaan dermaga MB tersebut direncanakan akan dilakukan pada bulan Maret 2023. Namun demikian, permohonan dari pihak cabang Ketapang membuat pengerjaannya harus diundur hingga selesai angkutan Lebaran.
Djumadi juga mengungkapkan bahwa dermaga ponton yang digunakan saat ini memang direncanakan akan diganti dengan dermaga MB untuk meningkatkan kapasitas muat dari 10 ton menjadi 35 ton. Namun, karena pertimbangan faktor arus mudik dan balik Lebaran, maka pengerjaannya ditunda.
Meskipun peralatan untuk pengerjaan dermaga MB sudah lengkap, namun Djumadi memastikan bahwa proses bongkar muat di dermaga ponton masih dilakukan seperti biasanya. Dermaga ponton akan tetap digunakan hingga usai arus mudik Lebaran.
Dengan penundaan ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk tetap dapat berjalan lancar dan tidak terganggu oleh adanya pengerjaan dermaga.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan